Sukses

5 Pemain La Liga yang Gagal Total di Liga Inggris

Liputan6.com, Jakarta Selalu ada banyak aktivitas transfer yang terjadi di klub La Liga dan Liga Inggris. Beberapa pindah dari Inggris ke Spanyol, atau sebaliknya.

Perpindahan pemain dari Spanyol ke Inggris belakangan sangat ramai. Tercatat, ada total 21 pemain yang meninggalkan Spanyol ke Liga Inggris dalam dua musim terakhir.

Beberapa di antaranya terbilang sukses. Sebut saja Juan Mata, David Silva, hingga Diego Costa. Tapi tak sedikit pula yang gagal.

Mereka yang gagal total biasanya sulit untuk beradaptasi dengan perubahan taktik dan gaya bermain di Inggris. Berikut 5 pemain La Liga yang gagal total saat main di Liga Inggris dikutip Sportskeeda:

1 dari 6 halaman

5. Lucas Perez

Penyerang Arsenal, Lucas Perez, (AP Photo / Kirsty Wigglesworth)

Lucas Perez mungkin tidak pernah menjadi pilihan pertama Arsene Wenger. Tapi faktanta dia sangat impresif di La Liga musim 2015-16 dengan mencetak 17 gol.

Namun, hanya satu musim sejak didatangkan 2016, Perez justru bergabung kembali dengan Deportivo. Meski dipinjamkan, tapi sepertinya dia tidak akan pernah kembali lagi ke London kecuali untuk klub baru.

Perez memang mengalami musim yang buruk. Tapi, ketika diturunkan di Liga Champions, striker Spanyol itu mencetak hat-trick saat jadi pengganti dan mengesankan penggemar Arsenal. Tapi, Wenger justru tak lagi memakainya.

2 dari 6 halaman

4. Roberto Soldado

Striker Valencia, Roberto Soldado (AFP/Jose Jordan)

Roberto Soldado dianggap sebagai salah satu striker terbaik di Spanyol saat pindah ke Inggris. Sebab, dia telah mencetak 24 gol di musim La Liga 2012/13 dan total 59 gol dalam 101 pertandingan liga untuk Valencia.

Gabung Tottenham tampaknya menjadi langkah sempurna baginya. Tapi dia tidak pernah mencapai hal yang serupa dilakukannyadi Spanyol saat jadi pemain Spurs.

Spurs menjual Gareth Bale dan menggantinya dengan banyak pemain, yaitu Nacer Chadli, Erik Lamela, Paulinho, Etienne Capoue, Christian Eriksen, dan tentu saja Soldado. Lamela tetap di Tottenham dan semua orang tahu betapa baiknya Eriksen selama dua musim terakhir ini.

Namun demikian Soldado yang didatangkan dengan harga 27 juta pounds justru melempem. Golnya di Spurs rata-rata dari titik penalti, dan hanya ada 16 gol dalam 76 penampilan di semua kompetisi. Dia pindah kembali ke Spanyol dan bergabung dengan Villarreal.

3 dari 6 halaman

3. Nolito

Gelandang Manchester City asal Spanyol, Nolito. (AFP/Scott Heppell)

Pep Guardiola dipuji strategi transfernya di City, terutama musim ini mengingat betapa spektakuler timnya. Tapi, Nolito adalah transfer yang gagal baginya.

Pergi dari Celta Vigo, Nolito punya CV bagus dengan mencetak 39 gol dalam 100 penampilan untuk Celta. Namun, dia tidak bisa meniru performanya di Inggris, dan Pep menyadari bahwa dia bukan pemain yang sesuai dengan sistemnya.

Nolito hanya membuat 30 penampilan secara total (semua kompetisi) musim lalu untuk City. Tapi untuk banyak pertandingan dia cuma jadi pemain pengganti.

Hal itu akhirnya memaksa lulusan La Masia itu untuk kembali ke Spanyol setelah hanya satu musim. Nolito jelas pesepakbola yang sangat berbakat, tapi kepindahannya ke Liga Inggris tidak pernah berjalan seperti seharusnya.

4 dari 6 halaman

2. Robinho

Pemain Manchester City Robinho (AFP PHOTO/IAN KINGTON)

Seperti Nolito, Robinho adalah pemain lain yang pindah ke Manchester City, namun dalam periode yang berbeda. Dia baru saja memenangkan dua gelar berturut-turut La Liga bersama Real Madrid pada 2007 dan 2008.

Selain itu, Robinho adalah bagian penting dari tim nasional Brasil, dan kemudian membuat 100 penampilan dalam karier internasionalnya. Dia memiliki semua atribut untuk menjadi pemain Liga Inggris yang luar biasa.

Namun prediksi kebanyakan orang salah. Dalam 41 penampilannya, ia cuma mencetak 14 gol untuk City. Bahkan, eks pemain AC MIlan itu hanya bertahan setengah musim lebih karena sikapnya menjadi semakin buruk.

Menandatangani kontrak senilai 32,5 juta pounds dan memecahkan rekor transfer Inggris saat itu, semua orang mengharapkan Robinho bisa cemerlang. Namun kenyataan sangat jauh dari harapan.

5 dari 6 halaman

1. Angel Di Maria

Gelandang Paris Saint-Germain, Angel Di Maria (Twitter PSG)

Didatangi Man United dengan harga 59,7 juta pounds pada tahun 2014, Angel Di Maria adalah pemain termahal yang pernah dibeli klub Inggris. Namun, setahun kemudian, pemain Argentina itu justr cabut dari Old Trafford dan pindah ke PSG.

Ada harapan yang sangat tinggi dari Di Maria, yang memainkan peran penting dalam 'La Decima' Real Madrid hanya beberapa bulan sebelum dia pindah ke Manchester. Dia diharapkan bisa membawa banyak kreativitas ke United, yang tengah berjuang setelah pensiunnya Sir Alex Ferguson.

Awalnya, sepertinya dia akan melakukan hal yang diharapkan. Pemain Argentina itu padahal sempat mencetak dua gol, dua assist dan memenangkan penghargaan bulan September untuk klub tersebut di bulan pertamanya bersama United.

Namun, semuanya berubah buruk setelah beberapa saat. Cedera dan performa buruk akhirnya membuat dia masuk dan keluar dari tim dan dinilai oleh mayoritas penggemar sebagai rekrutan terburuk MU. (Eka Setiawan)