5 Pemain yang Terlalu Cepat Dijual Inter Milan

Inter Milan akan lebih berprestasi jika mempertahankan pemain ini.

Diterbitkan 14 Desember 2017, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Inter Milan saat ini tengah di atas angin karena memimpin klasemen sementara Serie A. Sebuah pencapaian fantastis mengingat kualitas skuat mereka.

Sejatinya, Inter Milan pernah memiliki sejumlah nama yang bisa mengangkat kinerja tim.

Sayangnya, mereka kerap tidak sabar dalam membina pemain muda. Inter Milan sering menjual dan akhirnya menyesal.

Philippe Coutinho misalnya. Bergabung dari Vasco Da Gama saat usia 18 tahun, Coutinho gagal mendapatkan tempat reguler. Dia sempat dipinjamkan ke Espanyol dan tampil apik dengan mencetak lima gol dan satu assist.

Namun, klub kemudian menjualnya ke Liverpool tiga tahun berselang. Kini berusia 25 tahun, pemain asal Brasil itu jadi kunci permainan The Reds dan masuk radar Barcelona.

Selain Coutinho, berikut lima pemain yang terlalu cepat dijual Inter Milan.

Leonardo Bonucci

Leonardo Bonucci. (AFP/Marco Bertorello)

Bonucci menghabiskan dua tahun di Inter Milan. Tapi dia cuma bermain sekali dan dijual ke Treviso. Kini berusia 30 tahun, Bonucci adalah salah satu bek terbaik di dunia. Yang lebih buruk lagi adalah kenyataan bahwa saingan berat Inter, Juventus dan AC Milan telah menikmati jasa sang pemain.

Sejak meninggalkan Inter Milan, dia menikmati banyak kesuksesan dengan memenangkan Serie A enam kali, menjuarai Coppa Italia tiga kali, plus memenangkan tiga Piala Super Italia.

Di sisi lain, Inter Milan kesulitan menemukan bek solid sepeninggal Lucio dan Walter Samuel. Mereka baru memilikinya pada beberapa tahun terakhir dengan kedatangan Joao Miranda dari Atletico Madrid.

Roberto Carlos

Roberto Carlos. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Carlos akan selalu dikenang sebagai pemain yang mencetak tendangan bebas paling menakjubkan. Tapi semua itu tidak cukup untuk menahannya di San Siro.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dia menghabiskan satu musim di Inter Milan sebelum dijual ke Real Madrid. I Nerazzurri mendatangkannya dari Palmeiras pada tahun 1995 dan saat itu dia sudah menjadi pemain Timnas Brasil. Dia pun tampil 30 kali dan tim mengakhiri klasemen di peringkat tujuh. Namun, angka itu tidak cukup. Inter tidak yakin kemampuannya. Real Madrid pun meminang dan menjadikannya salah satu bek kiri terbaik pada generasinya. Di sana, Carlos memenangkan empat gelar La Liga dan tiga titel Liga Champions

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan