Inter Milan Mulai Rasakan Sentuhan Magis Spalletti

Inter Milan menjadi penantang serius Napoli dan Juventus dalam perebutan Scudetto musim 2017-2018.

Diterbitkan 04 Desember 2017, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tidak hanya di lapangan, suasana ruang ganti Inter Milan pun kini berbeda setelah Spalletti datang ke Giuseppe Meazza. "Saya pernah berada di Inter selama bertahun-tahun dan ini pertama kalinya saya melihat ruang ganti seperti ini," ujarnya.

Spalletti pun mengakui tidak memiliki anak emas dalam timnya. "Bila kami bisa mendorong sampai ke posisi ini, berarti kami telah melakukan pekerjaan yang hebat. Orang-orang berpikir seolah-olah saya memilih line-up dengan menyingkirkan pemain, tapi saya memilih mereka yang berada dalam kondisi terbaik, tidak dengan menyingkirkan pemain yang berada dalam kondisi terburuk. Bila semua orang kuat, tak ada yang disingkirkan," ujarnya.

Fokus Juventus

Usai menang 5-0 atas Chievo di Giuseppe Meazza, Minggu (3/12/2017), Luciano Spalletti tidak ingin pasukannya puas. Sebab, Inter Milan selanjutnya akan menghadapi Juventus di Allianz Stadium, 10 Desember mendatang.

"Ini akan sangat sulit bagi kita, dan kita harus segera kembali bekerja, memusatkan perhatian pada hal-hal yang kita ketahui sekarang dan melakukan yang terbaik," pungkas Spalletti.

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, melakukan selebrasi usai anak asuhnya menang atas Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (24/10/2017). Inter Milan menang 3-2 atas Sampdoria. (AP/Luca Bruno)

Bagi Spalletti, laga tersebut merupakan kesempatan untuk merespons komentar pelatih Juventus Massimiliano Allegri. Allegri menyebut kalau Juventus dan Napoli adalah dua tim yang bersaing merebut gelar juara Liga Italia musim ini.

Akan tetapi, memuncaki klasemen sementara sudah cukup membuktikan bahwa Inter Milan serius menjadi pesaing dan sekaligus ingin mengakhiri dominasi Juventus dalam enam musim terakhir di Liga Serie A Italia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan