Aroma Perserikatan yang Menguat di Liga 1 Musim Depan

PSMS, Persebaya, dan PSIS promosi ke Liga 1 musim depan.

Diterbitkan 29 November 2017, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara itu, PSMS, setelah era perserikatan, tim berjulukan Ayam Kinantan ini belum merasakan juara, baik saat era Ligina maupun Indonesia Super League. Ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola Sumatera Utara, setelah tahun lalu sempat menjadi juara Piala Kemerdekaan.

Mahesa Jenar, sebutan PSIS, yang merebut tiket terakhir ke Liga 1, pernah sekali menjuarai Liga Perserikatan. PSIS pernah sekali menjuarai Piala Soeratin dan Divisi Utama Liga Indonesia.

Pencinta sepak bola tanah air tentu tidak sabar menyaksikan persaingan di Liga 1 musim depan. Dengan segala kekurangannya selama Liga 1 2017, semua berharap banyak perbaikan terjadi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut pada 2018.

Sederet Bigmatch Menanti

Sederet partai bigmatch sudah menanti untuk kompetisi musim depan. Suporter-suporter yang luar biasa bakal mendukung tim kesayangan mereka di lapangan, tentu bukan dengan tindakan anarkis.

Pertemuan duo rival Persebaya dan Arema FC bakal bisa disaksikan musim depan. Selain itu, ada laga El Clasico lain yang mempertemukan PSMS dengan Persib Bandung. Partai Persija Jakarta kontra Persebaya juga patut ditunggu.

Meski kedatangan tiga tim bersejarah, Liga 1 harus kehilangan salah satu klub besarnya, Semen Padang. Tim berjulukan Kabau Sirah itu mesti terdegradasi ke Liga 2 bersama Persegres Gresik United, dan Persiba Balikpapan.

Namun, fakta tersebut tidak mengurangi persaingan sengit Liga 1 2018. Selamat datang Persebaya, PSMS, dan PSIS di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan