5 Striker yang Terpaksa Jadi Pemain Sayap

Kekurangan pemain sayap yang tajam memaksa para pelatih menjajal formula baru

Diterbitkan 26 November 2017, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dia bahkan menulis keseluruhan bab dalam bukunya tentang apa yang dikatakan kepada Guardiola. Ibra terang-terangan menyerang mantan bosnya itu.

Guardiola menimbulkan kemarahannya saat memilih Lionel Messi sebagai striker bernomor 9. Hal ini menyingkirkan Ibra ke sisi sayap, sesuatu yang tidak sesuai dengan pemain Manchester United saat ini.

David Villa

Setelah kegagalan dan kepergian Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona, Guardiola sadar butuh striker untuk membantu Messi di tengah. Dia akhirnya datangkan David Villa.

Bedanya Villa tak bicara banyak. Dia sukses menjadi pelayan bagi Messi di lini depan Barcelona. Pada musim pertamanya, dia bahkan sukses mecnetak 23 gol.

Villa jauh lebih terampil untuk bermain dari kiri. Hal itu juga dia lakukan dengan Spanyol bersama Fernando Torres dalam Piala Dunia 2010.

Samuel Eto'o

Bersama Inter, Eto'o menghabiskan sebagian besar waktunya di sayap. Mantan bintang Real Madrid itu diwajibkan untuk mengakomodasi naluri Diego Milito yang lebih predator.

Lihatlah, Eto'o meyakinkan Mourinho untuk terus memainkannya di sisi sayap kanan. Bahkan, dia pernah jadi pemain bek sayap dan istimewanya berhasil mewujudkannya dengan sempurna.

Inter meraih treble musim itu berkat aksinya. Hal tersebut tentu membuat Barcelona menyesal pernah menukarnya dengan Ibrahimovic. (Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan