Mencari The Next Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19

Timnas Indonesia U-19 menantikan sosok pelatih baru.

Diterbitkan 22 November 2017, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Indra Sjafri kembali terlempar dari Timnas Indonesia U-19. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak memperpanjang kontrak, pelatih kelahiran 2 Februari 1963 itu. Setelah 31 Desember 2017 nanti, Indra sudah tidak lagi menangani Garuda Nusantara.

PSSI mengumumkan keputusan ini, Selasa (21/11/2017). PSSI beralasan, Indra bakal mendapat tugas baru mengurus bidang pengembangan menuju Piala Dunia 2034. Tugas yang terbilang absurd mengingat Indonesia belum tentu jadi tuan rumah hajatan akbar itu karena baru sebatas mengajukan diri ikut bidding bersama negara ASEAN lainnya.

Untuk mendapat jatah sebagai tuan rumah, Indonesia dan negara-negara Asia tenggara lainnya tentunya harus bersaing dengan kandidat lainnya. Pekerjaan yang tidak terbilang mudah mengingat Indonesia pernah gagal total saat berniat jadi tuan rumah PD 2022.

"PSSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indra Sjafri yang selama ini bekerja keras bersama Timnas U-19. Kami tetap akan bekerja sama dengan pelatih Indra di federasi untuk membangun sepak bola nasional," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria lewat rilisnya.

"Ini merupakan tugas dan tantangan yang jauh lebih besar," ujarnya menambahkan.

Bukan kali ini saja Indra dicopot dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19. Pada tahun 2014 lalu, kontrak Indra juga tidak diperpanjang PSSI setelah pasukannya babak belur di putaran final Piala Asia U-19 yang berlangsung di Yangon, Myanmar 2014 lalu.

Bergabung di Grup B, Indonesia hanya mampu finis di posisi paling buncit tanpa kemenangan. Padahal melihat penampilan Evan Dimas dan kawan-kawan di babak kualifikasi sebelumnya, PSSI sangat optimistis Timnas Indonesia U-19 mampu lolos empat besar.

Secara kebetulan, PSSI yang kala itu masih dipimpin oleh Djohar Arifin Husin, juga memecat Indra di bulan November 2014. Alasannya, Indra telah gagal membawa Timnas Indonesia U-19 lolos ke Piala Dunia U-20 setelah terhenti di penyisihan grup Piala Asia U-19 2014.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemecatan Indra kala itu, sempat menimbulkan pro dan kontra. Sebab sebelumnya, Indra membuat publik terpukau lewat penampilan pasukannya saat merebut gelar juara Piala AFF U-19 2013. Selain itu, Indra juga menggondol dua trofi Piala HKFA Youth Invitation. PSSI menjelaskan, bahwa Indra bakal fokus pada bidang pengembangan sepak bola atau football development. Pengembangan sepak bola merupakan salah aspek yang ingin dibenahi oleh PSSI selain organisasi, kompetisi, tim nasional, serta bisnis dan industri. Dalam mengemban tugasnya di sektor tersebut, Indra turut berupaya mewujudkan target Indonesia untuk tampil berbagai ajang internasional sebelum Piala Dunia 2034. Misalnya Piala AFC U-19 2020, Youth World Cup 2021 hingga Olimpiade 2024. Setelah dipecat dari jabatannya, sementara ini Indra Sjafri diminta untuk menyiapkan transisi Timnas U-19 dengan tim pelatih baru. Barulah pada Februari 2018 mendatang eks-pelatih Bali United itu bisa fokus membidani sektor pengembangan sepak bola nasional.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan