Real Madrid Pecat Semena-mena 3 Pelatih Ini

Pellegrini dipecat Real Madrid setelah menyelesaikan musim di tempat kedua di belakang Barcelona

Diterbitkan 22 Oktober 2017, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid adalah salah satu klub sepak bola terbesar di dunia. Mengelola tim sekelas Real Madrid di tengah harapan dan tekanan sepertinya sangat menantang.

Karena itulah, beberapa manajer yang sangat terkenal mencoba mengambil kendali. Namun, banyak di antara mereka tiba-tiba dipecat begitu saja.

Seringkali, memenangkan Liga Champions belum cukup untuk memuaskan manajemen klub. Ada delapan manajer berbeda antara tahun 2003 dan 2010, sebelum Jose Mourinho akhirnya mengambil alih.

Real Madrid pun akhirnya memecat Jose Mourinho. Kegagalan besar di musim ini membuat kubu El Real memutuskan hubungan kerja dengan pelatih kebangsaan Portugal itu.

Mourinho sendiri bukannya tanpa prestasi di Madrid. Sejak didatangkan pada Juli 2010 lalu, dirinya sempat mengantar Madrid meraih beberapa gelar bergengsi seperti juara La Liga 2011/2012, Copa del Rey 2010/2011, dan Piala Super Spanyol 2012/2013.

Berikut tiga pelatih yang dinilai telah diperlakukan semena-mena oleh Real Madrid:

Manuel Pellegrini

Pemecatan Manuel Pellegrini saat menjadi manajer Real Madrid tidak tampak seperti keputusan yang mengerikan. Dia gagal meraih trofi di musim pertamanya, dan harus merelakan trofi La Liga ke Barcelona.

Padahal, saat itu Real Madrid sudah memboyong Cristiano Ronaldo dan Kaka pada musim panas dengan nilai sekitar 150 juta euro.

Namun, jika melihat lebih dekat, Anda menyadari bahwa Pellegrini menyelesaikan musim di tempat kedua di belakang Barcelona. Madrid finis dengan 96 poin, sebuah rekor klub pada saat itu, yang hanya tertinggal tiga poin dari Barcelona.

Real Madrid juga tersingkir di Liga Champions setelah disingkirkan Lyon di babak 16 besar.

Presiden Real Madrid Fiorentino Perez sebenarnya tidak berpikir akan menggantikannya dengan Jose Mourinho. Dia kemudian mengakui bahwa satu-satunya alasan sebenarnya Pellegrini dipecat adalah bahwa Mourinho tiba-tiba siap untuk mengelola klub Spanyol tersebut.

John Toshack

John Toshack ditunjuk sebagai manajer Real Madrid pada musim 1989-90. Dia mampu menciptakan tim yang sangat agresif.

Toshack memiliki interaksi lucu dengan media Spanyol karena kecenderungannya untuk menerjemahkan ungkapan bahasa Inggris ke bahasa Spanyol. Dia diterima dengan baik oleh para penggemar, berkat gaya manajemen sepak bolanya yang menyerang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Toshack dipecat setelah Real Madrid kehilangan tiga game berturut-turut. Sebenarnya, tidak ada tanda-tanda kemunduran. Namun, riak kecil sudah cukup menghapus kenangan akan kemenangan gelar La Liga di musim sebelumnya. Presiden klub Ramon Mendoza memecatnya pada tahun 1990. Toshack kembali ke Madrid pada tahun 1999, hanya untuk dipecat lagi setelah menjalani "bencana" bersama tim.

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Harley Ikhsan, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan