Foto Ikonis Messi Pemicu Pindahnya Neymar?

Foto ikonis Messi usai Barcelona menyingkirkan PSG dikabarkan sudah membuat Neymar sakit hati.

Diterbitkan 04 Agustus 2017, 07:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Barcelona - Salah satu penyebab Neymar memutuskan hengkang dari Barcelona, adalah karena dia tidak mau terus berada di bawah bayang-bayang Lionel Messi. Mantan penyerang Santos itu ingin memiliki peran yang lebih sentral dan menjadi pujaan tim.

Transfer Neymar ke PSG kini tampaknya tinggal menunggu pengumuman. Dia akan diboyong dengan harga 222 juta euro, atau Rp 34 triliun. Ini sekaligus membuatnya sebagai pemain termahal dunia mengalahkan Paul Pogba.

Media internasional tak berhenti memberitakan perkembangan transfer serta isu lain terkait Neymar. Salah satu yang menarik ditulis The Sun adalah soal momen di mana pemain 25 tahun itu membuat keputusan mutlak untuk berganti kostum.

Itu diyakini terjadi usai Barcelona menyingkirkan PSG di Liga Champions. Pada leg kedua babak 16 besar, Los Azulgranas mampu menang 6-1, setelah tertinggal agregat 0-4.

Pada pertandingan itu, Neymar tampil luar biasa. Dia menyumbang dua gol dan satu assist. Sayangnya, justru yang mendapatkan pujian luar biasa dari klub dan publik Camp Nou ialah Messi.



Sebuah foto ikonis perayaan kemenangan dari Messi terpampang di media sosial, situs klub dan papan iklan di stadion. Perlakuan itu kabarnya membuat Neymar keki dan merasa tidak dianggap, sehingga dia memilih untuk hengkang pada musim panas ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi

Rama Dani, Defri Saefullah, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Neymar
  • Messi