5 Alasan Mengapa Coutinho Harus Bertahan di Liverpool

Situasi Coutinho di Liverpool mirip-mirip seperti 2014 lalu.

Diterbitkan 29 Juli 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Faktor Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp dan Philippe Coutinho (Reuters / Lee Smith)
Barcelona sebagai klub cukup menggiurkan, terutama bagi pemain Amerika Selatan. Bermain dengan sosok seperti Lionel Messi, Iniesta, Neymar dan Suarez adalah mimpi yang pasti menjadi kenyataan. Namun, sebagai sebuah proyek, Barcelona tidak setingkat dengan Jurgen Klopp.

Blaugrana baru saja menunjuk Ernesto Valverde manajer baru. Dia diharapkan bisa membuat Barca kembali ke cirinya.

Sementara itu, Jurgen Klopp telah membangun tim yang kuat di Liverpool dengan Coutinho sebagai bagian penting dari itu. Pada musim penuh pertamanya di Anfield, Klopp memimpin Liverpool ke Liga Champions meski hanya memiliki skuat terbaik keenam di liga. Sebagian besar pemain, termasuk Coutinho, telah meningkat dengan cepat di bawahnya dan berada pada usia puncak, yakni 24-27 tahun.

Dengan demikian, Klopp memiliki timnya bekerja sebagai unit yang telah dibinanya untuk kembali ke puncak. Kemampuan pembinaan Valverde belum bisa diuji sedangkan Klopp adalah pelatih yang terbukti dan suka mengembangkan pemain.

Tidak Bermain Dalam Bayang-Bayang

Philippe Coutinho (EPA/Will Oliver)
Salah satu alasan utama Neymar ingin meninggalkan Barcelona adalah melepaskan diri dari bayang-bayang Messi. Ada banyak suara yang bilang kalau pemain bintang tak akan jadi sosok utama selama bermain dengan Messi.

Situasi yang sama berlaku untuk Coutinho. Dia harus tidak hanya berjuang untuk bermain jadi pemain utama, tapi juga akan dalam bayangan Messi dan Suarez. Namun, di Liverpool, dia adalah nomor 10 dan sosok utama Klopp. Tidak ada bayang-bayang pemain manapun dan dia bebas mengukir takdirnya sendiri.

Apalagi, tidak ada label harga yang bagus untuk meningkatkan ekspektasi. Akan terjadi jika dia pindah ke Barcelona karena Liverpool tidak akan menjual dengan harga lebih murah.  Dengan demikian, masuk akal bagi Coutinho untuk tetap tinggal di Liverpool dan terus menjadi kunci. Hal ini lebih bai ketimbang dia harus memiliki bayangan raksasa di atasnya bersama Barcelona.

Tahun Piala Dunia

Gelandang Liverpool, Philippe Coutinho (AFP/Glyn Kirk)
Semua orang sadar akan bakat besar yang dimiliki pemain Brasil ini, terutama dalam posisi ofensif. Dengan demikian, Coutinho tak harus kesulitan untuk dapatkan tempat utama.

Andai gabung ke klub seperti Barcelona berisiko dengan Piala Dunia akan terlaksana tahun 2018, dia harus berjuang jadi pemain utama. Apalagi, dia akan jadi ikan kecil yang ada di kolam besar dengan berjuang sendirian.

Kehadiran superstar mapan seperti Iniesta dan kemungkinan pemain baru, Ousmane Dembele serta Marco Verratti akan menghasilkan persaingan ketat. Meski ada peluang bagus Coutinho akan mendominasi di Spanyol, jalan menuju Piala Dunia tahun depan lebih mulus jika memperkuat tim Merseyside.

I. Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan Purba, Shinta NM SinagaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Philippe Coutinho Correia adalah pesepak bola profesional yang saat ini memperkuat Aston Villa dan Tim Nasional Brasil
    Philippe Coutinho Correia adalah pesepak bola profesional yang saat ini memperkuat Aston Villa dan Tim Nasional Brasil
    Philippe Coutinho
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool