5 Pesepak Bola dengan Hukuman Larangan Bermain Terpanjang

Pesepak bola ini pernah dihukum selama beberapa pekan disebabkan berbagai pelanggaran

Diterbitkan 01 Juli 2017, 06:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sebagai pesepak bola, Anda acap terlibat dengan beberapa pelanggaran. Namun, bagaimana jadinya kalau hukuman dari pelanggaran itu sangat lama? Beberapa pemain pernah merasakannya.

Hukuman dalam sepak bola merupakan hal yang lumrah. Namun, biasanya mereka yang melakukan pelanggaran standar hanya dihukum dua pertandingan, atau tiga kalau lebih serius.

Akan tetapi, para pemain berikut pernah dihukum selama beberapa pekan. Hal ini disebabkan oleh berbagai pelanggaran, mulai dari rasialis, bertengkar di lapangan, hingga melakukan provokasi.

Kondisi itu menimpa lima pemain berikut. Siapa saja mereka yang dihukum dengan larangan terlama? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:

5. Luis Suarez - 4 bulan

Diakui sebagai salah satu striker terbaik di dunia, Luis Suarez juga merupakan salah satu yang paling kontroversial. Dia sejak di Ajax juga pernah dihukum karena menggigit penyerang PSV, Otman Bakkal.

Perilaku Suarez tidak membaik di Liverpool. Dia pernah dilarang bermain selama delapan pertandingan pada 2011/12 karena berseteru dengan pemain Man United Patrice Evra. Kemudian dihukum 10 laga saat ia menggigit Chelsea Branislav Ivanovic dua musim kemudian.

Larangan terpanjangnya terjadi saat perkuat Uruguay pada Piala Dunia 2014 melawan Italia. Selama pertandingan, dengan skor masih 0-0, Suarez kembali melancarkan serangan menggunakan giginya ke pundak bek Italia, Giorgio Chiellini. Wasit tak melihat insiden tersebut, namun FIFA tak bisa dibohongi.

FIFA kemudian menghukum Suarez dengan larangan empat bulan di semua kompetisi termasuk klub yang membuatnya absen sembilan pertandingan Premier League serta beberapa laga Liga Champions bersaa Liverpool. Tak mau terus menghadapi kontroversi tersebut, The Reds menjual Suarez ke Barcelona seharga 75 juta pounds.

4. Rio Ferdinand - 8 bulan

Ferdinand pernah dihukum berat karena melewatkan tes narkoba dari Liga INggris. Bek Manchester United itu seharusnya melakukan tes narkoba rutin pada bulan September 2003, namun meninggalkan tempat latihan sebelum penguji melakukan tugasnya.

Meski langsung menghubungi klub dan menawarkan diri untuk mengikuti tes tersebut dan memberikan sampel urin bersih dua hari kemudian, FA masih tak terima. Pada Januari 2004 setelah melakukan investigasi atas insiden tersebut, FA kemudian menjatuhi hukuma tegas.

Dia dihukum 8 bulan berlaga di Liga Inggris plus dikeluarkan dari timnas Inggris pada Euro 2004. United mengajukan banding pada bulan Maret 2004, tapi tak berhasil.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pada tahun 1995, Eric Cantona bersama Manchester United tidak asing dengan kontroversi. Dia punya sifat yang temperamen. Selama karier awalnya di Prancis, dia telah dihukum selama satu bulan dalam dua kesempatan terpisah. Pertama karena melepaskan bajunya setelah diganti oleh Marseille, dan kemudian kala menyalahgunakan Komite Sepak Bola Prancis selama persidangan disiplin saat bermain untuk Nimes.Larangan terpanjangnya tercipta di Man United. Hal ini saat dia melancarkan tendangan kung-fu yang terkenal itu kepada fans Crystal Palace, Matthew Simmons,Setelah kejadian tersebut, Cantona diperiksa 120 jam oleh polisi dengan tuduhan penyerangan. Meskipun ada seruan agar FA melarangnya bermain di sepak bola Inggris secara permanen, dia malah terkena suspensi sembilan bulan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan