Harga Perjudian MU demi Lolos Liga Champions

MU hanya bisa memburu tiket Liga Champions musim depan melalui Liga Europa.

Diterbitkan 15 Mei 2017, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liga Inggris Pengganggu

Mourinho kini menyoroti dua laga sisa Liga Inggris, melawan Southampton, Rabu (17/5/2017), dan Crystal Palace, Minggu (21/5/2017). Dia menyebut partai tersebut sebagai pengganggu persiapan timnya.

Sebab, daftar cedera The Red Devils sudah kehilangan Ashley Young, Luke Shaw, Marcos Rojo, Zlatan Ibrahimovic, atau Tim Fosu-Mensah fit. Sementara Wayne Rooney, Juan Mata, Phil Jones, atau Chris Smalling belum 100 persen karena lama tidak merumput.

"Sekarang Liga Inggris bukanlah ajang yang ingin kami lakoni. Sebenarnya kami bukannya memilih Liga Europa. Kami terpaksa. Kami tidak mungkin memburu dua kompetisi dengan kondisi sekarang," tutur Mourinho.

Prioritas Semata

Reaksi para pemain Liverpool setelah gagal meraih gelar juara Liga Europa usai ditaklukkan Sevilla 3-1 pada pertandingan final, di St Jakob-Park, Basel, Rabu atau Kamis (19/5/2016) dini hari WIB.

Pendekatan MU sebenarnya bukan taktik baru. Sevilla juga melakukannya ketika memburu tiket Liga Champions melalui Liga Europa pada musim lalu. Kebijakan tersebut membuat klub Andalusia ini menderita kekalahan di tiga duel terakhir La Liga.

Namun, strategi Sevilla berbuah manis. Usai menyisihkan Shakhtar Donetsk di semifinal, mereka menumbangkan Liverpool 3-1 pada pertandingan pamungkas. Sevilla pun mencatat hattrick gelar Liga Europa secara beruntun.

"Kita bermain untuk memenangkan gelar. Maka kami tidak boleh membuang kesempatan ini. Seluruh pemain sudah bekerja keras mencapai final," ungkap gelandang MU Marouane Fellaini.

"Sekarang kami perlu menuntaskan perjuangan. Ajax bukan lawan mudah. Tapi kami tahu cara menghentikan mereka," sambungnya.

Dampak Finansial

Hanya waktu yang dapat menjawab hasil perjudian MU. Yang jelas, harga yang harus mereka bayar tidak akan murah. Kegagalan lolos Liga Champions membuat pendapatan klub berkurang.

Hal tersebut berpotensi mengurangi agresivitas mereka di pasar transfer. Padahal The Red Devils berencana merekrut banyak pemain mahal demi meningkatkan daya saing di domestik dan Eropa.

MU juga terkena denda dari sponsor. Berita yang beredar di media menyatakan adidas tidak perlu membayar penuh sesuai kesepakatan jika The Red Devils gagal lolos Liga Champions.

Adidas dan MU menandatangani kontrak bernilai 750 juta pound sterling dalam durasi 10 tahun yang berlaku sejak 2015. (adidas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan