Gelandang Liverpool Akhirnya Bikin Twitter

Di balik potensi yang dimilikinya di lapangan, gelandang Liverpool itu ternyata masih asing dengan Twitter.

Diterbitkan 05 April 2017, 22:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Liverpool - Bagi sebagian besar kalangan, media sosial (medsos) Twitter mungkin bukan sesuatu yang asing. Namun, sepertinya tidak demikian dengan gelandang serang Liverpool, Adam Lallana.

Di balik potensi yang dimilikinya di lapangan, Lallana rupanya ternyata masih asing terhadap sosmed itu. Pemilik nama lengkap Adam David Lallana itu bahkan baru memiliki akun di sosmed tersebut.

Hal tersebut seperti terlihat dari cuitan akun resmi Liverpool. Lewat akun @LFC, tim yang bermarkas di Anfield itu mengucapkan selamat datang kepada pemain kelahiran 10 Mei 1988 tersebut.

“Selamat datang di Twitter, Adam Lallana! Anda bisa mengikuti dia melalui @ officialAL20,” demikian cuitan akun resmi Liverpool FC.

Sementara itu, di akunnya, sang pemain mencantumkan ‘Liverpool and England international’ untuk biografinya. Untuk kolom mengikuti, Lallana terlihat baru mengikuti 10 akun.

Jumlah akun yang diikuti oleh Lallana tersebut, jauh lebih kecil dibanding jumlah akun pengikuitnya. Meskipun akun Lallana baru dibuat, namun jumlah pengikutnya sudah berada di angka 16 ribu.

Untuk kolom cuitan sendiri, akun pemain yang bergabung bersama Liverpool sejak 2014 silam itu masih terlihat kosong.

(Haritz A)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Afrika Selatan vs Kanada Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Adam Lallana adalah seorang pemain bola yang tergabung di dalam klub Liverpool
    Adam Lallana adalah seorang pemain bola yang tergabung di dalam klub Liverpool
    Adam Lallana
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool