4 Pemain Timnas Italia Berdarah Afrika

Mario Balotelli adalah salah satu pemain Timnas Italia berdarah Afrika.

Diterbitkan 12 Februari 2017, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ogbonna lahir di Cassino, Italia, pada 23 Mei 1988, dari keluarga asal Nigeria yang hijrah ke Italia pada 1983 lalu. Ia mendapat status kewarganegaraan Italia pada usia 18 tahun.

Perjalanan Ogbonna di dunia sepakbola berawal dari Torino. Ia kemudian sempat direkrut oleh Juventus pada Juli 2013 senilai 15 juta euro (Rp 214 miliar). Namun, kariernya di Juventus tak berlangsung lama. Dua tahun kemudian, pada musim panas 2015 ia pindah ke West Ham dan bertahan hingga sekarang.

3. Moise Bioty Kean (keturunan Pantai Gading)

Moise Kean lahir di Vercelli, Italia, dari orangtua asal Pantai Gading. Ia kemudian tumbuh besar di Kota Turin.

Awalnya, oleh Renato Biasi, legenda sepak bola Italia, ia sempat dimasukkan ke dalam klub sepak bola, Asti, pada 2007, saat usianya masih 7 tahun. Ia kemudian masuk akademi sepakbola Torino. Tiga tahun di Torino, Moise pindah ke akademi sepak bola Juventus, tepatnya pada 2010.

Enam tahun belajar di akademi sepak bola Juventus, ia pun ditarik masuk tim senior di awal musim 2016/2017. Umur Moise masih 16 tahun. Namun, di usianya yang masih sangat muda itu, ia telah merasakan bermain di kompetisi paling bergengsi di Eropa, Liga Champions.

Ia dimainkan pelatih Massimiliano Allegri saat Juventus bertandang ke markas Sevilla. Sedangkan di Serie A, Moise menjalani debutnya saat melawan Pescara.

Sejauh musim ini, remaja kelahiran 28 Februari itu sudah mencetak tujuh gol dan tujuh assist dalam 12 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Juventus. Ia disebut-sebut sebagai titisan Mario Balotelli.

Moise mengaku penggemar Ballotelli dan punya kaos dalam bertuliskan Why Always Me? khas Super Mario. Hanya bedanya, ia lebih tenang dan tidak temperamental seperti idolanya itu.

Banyak klub mulai mengincar Moise. Dua klub Liga Inggris, Arsenal dan Manchester City, serta raksasa Prancis, Paris Saint-Germain termasuk di antaranya. Sebagai warga Italia, pemain yang bermain sebagai striker ini masih tergabung dalam skuat Timnas Italia U-17.

4. Mario Balotelli (keturunan Ghana)

Pemain Italia berdarah Afrika yang paling sering menjadi sorotan adalah Mario Balotelli. Balotelli terlahir dengan nama Mario Barwuah, sesuai nama orangtua kandungnya. Ia lahir dari pasangan imigran asal Ghana, Thomas Barwuah dan Rose Barwuah, 12 Agustus 1990, di Palermo, Sisilia.

Lahir dari keluarga miskin, Balotelli kemudian diasuh dan diadopsi pasangan Francesco Balotelli dan istrinya Silvia. Ia tumbuh besar di Kota Concesio, Brescia.

Ketika beranjak dewasa, Balotelli memantapkan dirinya sebagai warga negara Italia. Tepat pada 13 Agustus 2008 atau ketika usianya genap 18 tahun, Super Mario akhirnya mendapat status kewarganegaraan Italia secara resmi.

Balotelli mengawali perjalanan karier sepak bolanya di tim kecil Italia, Lumezzane, sebelum bergabung dengan tim U19 Inter Milan pada 2006. Baru setahun bermain di tim junior, pemain temperamen ini langsung dipanggil ke tim senior Inter.

Berkat penampilannya yang menawan, Balotelli kemudian dibeli klub kaya Manchester City pada 2010 seharga 29,5 juta euro. Selanjutnya, karena penampilannya yang kurang bersinar, ia beberapa kali pindah klub, antara lain ke AC Milan dan Liverpool.

Kini, ia bermain bersama klub Liga Prancis, Nice, dan membantu klubnya berada di peringkat ketiga klasemen sementara Ligue 1 Prancis.

(Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan