Sinthaweechai Hathairattanakool
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1464195/original/063992200_1483719835-sintawechai.jpg)
Sinthaweechai Hathairattanakool
Persib pernah merasakan jasa kiper timnas Thailand ini selama dua musim, yakni 2006 sampai 2008. Musim pertamanya pada tahun 2006 saat masih berlabel kiper timnas Thailand U-23. Pada musim pertamanya mentas di Liga Indonesia, kiper dengan rambut gondrong sebahu itu telah menjadi pujaan bobotoh, walaupun prestasi tim yang dibelanya jauh dari harapan.
Pada tahun tersebut, Kosin sering menepi karena cedera. Dia juga pernah mengenakan ban kapten saat Charis Yulianto dan Antonio Claudio tidak sanggup menahan tekanan dari bobotoh dan internal tim.
Kemudian kembali ke negaranya dan bergabung bersama Suchao dengan nama yang berbeda, yaitu Sinthaweechai Hathairattanakool.
Setelahnya, Sriwijaya FC berminat mendatangkannya. Bersama SFC, dia sukses meraih gelar ganda, yakni Liga Indonesia dan Piala Indonesia 2007-08, ia juga menyabet gelar pemain terbaik Liga Indonesia di musim tersebut. Dia juga sukses membawa Persipura Jayapura juara ISL pada 2010-11 dan 2013-14.
Safee Sali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/111723/original/safee-sali-121023-logo.jpg)
Safee Sali
Safee Sali pernah menjalani karier gemilang ketika merumput di Indonesia. Datang dan bergabung dengan Pelita Jaya Karawang pada 2011-12, dia sukses mencetak 20 gol dan dengan mengejutkan membawa timnya finis di posisi keenam.
Selama di Indonesia, pemain yang kini membela Johor Darul Takzim ini bermain dalam 72 pertandingan dan berhasil mencetak 56 gol. Mantan pemain Arema itu akhirnya memilih kembali ke Malaysia karena situasi sepak bola di Indonesia yang tidak kondusif karena adanya dualisme kompetisi tahun 2012.
Safee pemain Malaysia pertama yang pernah merumput di Indonesia. Dia pernah dibenci publik Indonesia karena kehebatannya bersama timnas Malaysia di Piala AFF 2010.
Fandi Ahmad
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/926435/original/085310500_1436697642-9a300f18-1fb3-4cf7-b428-b354b36e912e_630fandi.jpg)
Fandi Ahmad
Fandi bisa dibilang menjadi legenda di kompetisi Galatama. Sosok striker asal Singapura itu pernah merumput di Niac Mitra di kompetisi Galatama.
Pemain asing pertama dari benua Asia itu pun langsung unjuk gigi di musim pertamanya. Fandi Ahmad yang jadi pemain terbaik Asia tahun 1996 itu mencetak 13 gol dan berhasil membawa Niac Mitra meraih juara Galatama.
Setelah membela Niac Mitra, Fandi lebih banyak berpetualang ke luar negeri. Dia pernah membela klub asal Belanda, Groningen dan tentunya klub asal Singapura atau Malaysia.
Fandi baru kembali ke Indonesia saat menangani Pelita Jaya sejak 2006-2010. Meski gagal memberi trofi juara, tapi Fandi terkenal karena keberaniannya memainkan pemain muda Indonesia. Egi Melgiansyah diantara beberapa pemain yang berhasil diangkat pamornya. (I. Eka Setiawan)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1124551/original/078792600_1453906784-bola.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262486/original/089294900_1781817493-000_B7KZ4JN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258677/original/006830300_1781400870-000_B6Z639C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5876079/original/023348800_1778776715-000_1FU5SJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4171297/original/072499900_1664174810-000_APP2001030520544.jpg)