Kericuhan Sampai Protes Kontingen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1352278/original/038120800_1474480990-IMG-20160921-WA0035.jpg)
Panasnya atmosfer persaingan antakontingen membuat kericuhan terjadi di beberapa cabang olahraga. Salah satu kericuhan terjadi di cabang gulat.
Kericuhan terjadi saat pertandingan tim Kalimantan Timur (Kaltim) melawan tim tuan rumah. Protes dilakukan dengan cara menggulingkan meja wasit. Tidak hanya itu, mereka juga menghancurkan papan skor. Ini dilakukan setelah pegulat Kaltim mendapat hukuman dua kali dan dinyatakan kalah.
Anggota tim juri kami dari Iran, Ali Akbar kena tendang pelatih Kaltim setelah sebelumnya bangku yang didudukinya ditendang lebih dulu. Kami meminta pertandingan dihentikan sementara dan kasus ini kami laporkan ke pihak kepolisian," kata Maurice anggota Tim Dewan Juri Cabang Gulat.

Kericuhan juga terjadi di cabang polo air. Kejadian berawal ketika salah satu atlet Jabar memukul atlet dari Sumatera Selatan. Adu pukul dan saling kejar pun tak terhindarkan di dalam kolam renang.
Imbas kejadian tersebut menular ke tribun penonton. Suporter tuan rumah yang didominasi aparat TNI terlihat terpancing dengan melempari kontingen Sumsel dengan botol air mineral.
Ciptakan sejumlah rekor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1349980/original/041796000_1474298752-20160919--Triadi-Tambah-Emas-untuk-Jabar--Helmi-Fithriansyah-04.jpg)
Kontroversi yang mengiringi PON Jabar ternyata tak menghentikan sejumlah atlet untuk berprestasi. Buktinya, 154 rekor tercipta sepanjang penyelenggaran. Lima rekor dunia bahkan dipecahkan oleh para atlet peserta.
Pemecahan rekor dunia itu terjadi di cabang angkat berat. Atlet asal Kaltim, Widari bahkan memecahkan dua rekor di nomor pertandingan kelas 47 kilogram dan 205 kg squat.
Selain Widari, atlet asal lampung, Sri Hartati juga berhasil memecahkan rekor dunia di angkatan bench press. Sri mencatatkan total angkatan 569 kg, dengan rincian angkatan deadlift (DL) 199 kg, bench press (BP) 147,5 kg, dan squat 222,5 kg.
Ia pun meraih medali emas PON Jabar 2016 dan memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri yang dibuat pada kejuaraan dunia 2013 di Norwegia, yakni 141 kg menjadi 147,5 kg di angkatan bench press.

Budaya Papua di Penutupan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1360228/original/077103700_1475199066-20160929-Tarian-Khas-Daerah-Warnai-Kemeriahan-Penutupan-PON-Tebe-11.jpg)
Upacara penutupan PON pada 29 September berlangsung tak kalah meriah. Tak hanya diisi penampilan seni dan budaya tuan rumah, upacara penutupan juga menampilkan budaya Papua.
Kebudayaan Papua ditampilkan lantaran Papua adalah tuan rumah PON selanjutnya yang akan berlangsung pada 2020. Rencananya, PON Papua 2020 akan digelar di lima kabupaten: Jayapura, Timika, Wamena, Biak, dan Merauke.
Upacara penutupan PON Jabar sendiri dihadiri oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK). Dalam pidatonya, JK berharap segala prestasi yang telah diraih para atlet bisa berlanjut.

"Alangkah indahnya kebersamaan kita. Harapan kita semua semoga prestasi yang tercapai bisa berlanjut dengan baik. Apalagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018." kata JK.
"Kita semua mengharapkan PON yang akan datang di Papua bisa berjalan lebih baik. Secara resmi saya menutup PON Jabar ini," ujar JK mengakhiri.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/361005/original/030593700_1442803482-buat_pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1064088/original/091793500_1448272637-PON_Jabar_2016.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/146/original/027423100_1766886277-16128480287441.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288057/original/052454100_1752882613-WhatsApp_Image_2025-07-19_at_00.52.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6512990/original/016583300_1779372526-WhatsApp-Image-2026-05-21-at-183732-1-1024x683.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562867/original/083882800_1776842073-20260422_091517.jpg)