PS Nunukan, Klub Perbatasan yang Lebih 'Dekat' ke Malaysia

PS Nunukan bangga bisa mewakili Kalimantan Utara di Piala Suratin 2016.

Diterbitkan 22 November 2016, 19:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Di sana teebatas tidak ada lampu jadi kalo mau nonton timnas harus pakai diesel nonton bareng. Di sana listrik mahal."

Minim Persiapan

Di Piala Suratin 2016, PS Nunukan mewakili Kalimantan Utara. Persiapan yang mereka jalani juga terbilang minim. Meski demikian, Jidi dan kawan-kawan mengaku senang bisa tampil di turnamen legendaris tersebut. Mereka lolos setelah berhasil mengalahkan tim Kota Tarakan 3-0, kemudian 2-1 melawan Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Bulungan 1-0.

Hendi Wirandi, pemain depan PS Nunukan lainnya juga mengatakan hal yang sama. Di daerah tempat tinggalnya belum semaju seperti di Jawa. Untuk menonton pertandingan sepak bola juga sulit--sesulit mengakses sambungan listrik.

Listrik hanya mengandalkan tenaga surya atau mesin generator. "Kalau mau nonton sepakbola biasanya pakai layar tancap, yang sering itu kalau Timnas main. Pakai genset solar," kata Hendi menambahkan.

Meski banyak permasalahan yang mereka hadapi, para pemain PS Nunukan tidak patah semangat. Sebaliknya, kesulitan yang telah mereka lewati justru menjadi cambuk untuk bisa setidaknya melaju ke babak 16 besar Piala Suratin 2016.

Namun upaya ini terbilang sulit. Sebab di laga perdana, pasukan Rudi Saprani keok 1-13 dari Persab Brebes yang dihuni pemain jebolan sekolah olahraga Ragunan, Jakarta. Selanjutnya, PS Nunukan akan bertemu wakil Sulteng. "Menjadi laga hidup mati besok (nanti malam) harus menang. Kita tidak tahu kekuatan mereka, yang penting bisa menang," ujar Hendi.

"Kami baru sampai malam, besok sorenya sudah main. Sempat mengimbangi 2-1, tapi setelah itu fisik drop semua. Bagaimanapun kami bangga dan senang, karena baru pertama kali ini ikut. Sudah masuk seri nasional penyelenggaranya lebih bagus. Kami masih optimis bisa lolos," kata Hendi terkait kekalahan 1-13 dari Persab Brebes.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yanuar H, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan