Kevin / Marcus Penerus Hendra / Ahsan di Ganda Putra

Kevin/Marcus baru saja menjuarai China Open Super Series Premier 2016

Diterbitkan 22 November 2016, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut Christian, Kevin dan Marcus kini tak hanya lagi mempersiapkan sisi teknis, tapi juga non teknis, seperti mental bermain. "Mereka harus lebih konsentrasi dan cepat membaca strategi lawan," paparnya.

"Tekanan akan bertambah. Sejauh ini, permainan mereka belum dilihat lawan. Dengan berprestasi, cara bermain mereka kini membuat lawan waspada."

Tradisi Emas Olimpiade

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang diharapkan bisa mengembalikan tradisi emas bulu tangkis di Olimpiade ternyata tak bisa memenuhi harapan. Juara Dunia 2013 dan 2015 itu justru gagal di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Indonesia terakhir kali meraih medali emas bulu tangkis dari nomor ganda putra pada Olimpiade Beijing 2008. Saat itu, Hendra yang berpasangan dengan Markis Kido mengalahkan jagoan Tiongkok, Fu Haifeng/Cai Yun.

Kini, harapan untuk meraih medali emas di Olimpiade 2020 terbuka lewat Kevin/Marcus Gideon. Belum genap dua tahun dipasangkan, Kevin/Marcus kini sudah dapat bersaing dengan para ganda putra dunia.

Akhir pekan lalu, pasangan peringkat tujuh dunia ini menjuarai China Open Super Series Premier 2016. Ini merupakan gelar level super series premier yang dimenangkan Kevin/Marcus.

"Sedikit lega, ada yang dijagokan untuk Olimpiade 2020," ucap Christian Hadinata.

Legenda bulu tangkis Indonesia itu berharap prestasi yang diukir Kevin/Marcus bisa memotivasi ganda putra Indonesia lainnya. Sebab, menurutnya, Indonesia perlu sedikitnya tiga pasangan ganda putra yang memiliki prestasi dunia untuk bisa meraih emas Olimpiade.

"Tidak cukup satu atau dua, terlalu riskan. Minimal punya tiga pasangan ganda putra yang memiliki prestasi setara," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan