Selain Riedl, 5 Pelatih Asing Ini Pernah Latih Timnas Indonesia

Peter Withe dan Ivan Kolev menjadi nama yang cukup tenar untuk latih Timnas Indonesia.

Diterbitkan 23 Oktober 2016, 07:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Peter Withe

Peter Withe

Peter Withe juga jadi pelatih yang lumayan diingat oleh publik Tanah Air. Sebab, dia yang mengusung formasi 4-4-2 pertama bagi timnas Indonesia.

Pelatih asal Inggris ini pertama kali menangani Indonesia pada Piala Tiger 2004. Kala itu, Indonesia bergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja dan Laos. Hasilnya positif, bersama Ilham Jaya Kusuma, Withe bawa Garuda perkasa.

Menang 6-0 versus Laos, 3-0 lawan Vietnam, 8-0 kontra Kamboja, serta tahan imbang dengan skor kacamata Singapura, bikin publik Indonesia berharap banyak. Apalagi, kala itu Thailand yang jadi lawan terberat gagal lolos ke semifinal.

Pada semifinal, Indonesia sukses membungkam Malaysia dengan dua leg total 6-2. Sayang, di final Indonesia gagal melawan Singapura setelah kalah 1-3 dan 1-2 di final.

Dia dipecat oleh PSSI setelah gagal total pada Piala AFF 2006. Namun, fomasi warisannya 4-4-2 sangat berarti di Indonesia.

Wim Rijsbergen

Wim Rijsbergen

Wim bisa dibilang menjadi salah satu pelatih yang gagal di Indonesia. Penunjukkannya pada 2012 juga banyak menuai pertanyaan. Sebab, dia saja gagal membawa PSM Makassar sukses di LPI kala itu.

Menggantikan Riedl, Wim menangani timnas untuk kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, Indonesia tampil amat mengecewakan kala itu.

Melawan Iran, Bahrain, dan Qatar, Indonesia bak sasaran empuk. Tanpa menang, gawang Indonesia bahkan kebobolan 12 gol dari tiga laga.

Dia juga bikin rekor untuk timnas. Bukan positif, melainkan negatif. Kekalahan 0-10 dari Bahrain menjadi rekor terburuk sepanjang sejarah Tim Merah-Putih di event internasional.

Jacksen Tiago

Jacksen Tiago

Pada bulan Maret 2013, Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) meminta Jacksen untuk menjadi asisten pelatih tim nasional Indonesia dalam menghadapi Arab Saudi pada babak Kualifikasi Piala Asia AFC 2015. Setelah itu pada bulan april ia resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih kepala.

Awal mula melatih timnas, Jacksen mendapat lawan kuat, yakni timnas Belanda. Kala itu, Indonesia dikalahkan dengan skor 0-3 oleh Timnas Belanda di Gelora Bung Karno.

Meski kalah, Jacksen seperti mengubah permainan Indnesia. Sebab, permainan Skuat Garuda yang diperkuat Boaz Solossa dkk mengalami perubahan sangat signifikan.

"Tim Indonesia bermain dengan semangat yang kuat ditambah dengan dukungan penonton yang luar biasa," kata Pelatih Belanda kala itu, Louis van Gaal.

Namun akibat ketidakjelasan kondisi kala itu, umur kepelatihan Jacksen di timnas sangat pendek. Dia kemudian kembali menangani Persipura Jayapura.

(Penulis: I. Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan