5 Alasan Liverpool Pantas Kalahkan Manchester United

Laga Liverpool vs Manchester United punya sejarah kental dalam tradisi sepak bola Liga Inggris.

Diterbitkan 17 Oktober 2016, 19:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Liverpool - Duel Liverpool kontra Manchester United (MU) pada matchday kedelapan Liga Inggris di Anfield, Selasa (18/10/2016) dinihari WIB, bukan akhir cerita Juergen Klopp atau Jose Mourinho. Tapi ini lebih pada gengsi kedua tim yang selalu menyebut sebagai musuh bebuyutan.

Ini pertandingan bersejarah yang kental dengan tradisi sepak bola Liga Inggris. Dan sudah bisa diprediksi jika media Inggris pasti akan memfokuskan perhatian pada laga ini.
Begitu pun tentang siapa pemain yang akan diturunkan kedua tim nanti. Skenario materi pemain akan menjadi isu hangat jelang laga big match ini.

Sebagai tuan rumah, Liverpool memang berada di atas angin.Namun, di luar itu, masih ada beberapa faktor lain yang berpihak kepada Liverpool.

Berikut lima alasan mengapa Liverpool pantas memenangkan pertandingan:

1. Blind dan Smalling Harus Kerja Keras

Kedua pemain bertahan Manchester United ini dipastikan bakal bergotong-royong menjaga gawang mereka tetap "perawan". Dalam beberapa hari terakhir, Blind maupun Smalling tengah dalam sorotan media lantaran mereka jadi biang kerok terciptanya delapan gol di tujuh pertandingan Liga Inggris.

Blind memang memiliki banyak kualitas yang sangat baik, terutama dalam hal gaya bertahan. Tapi, kecepatan dalam menghalau bola atau serangan boleh dikatakan jadi faktor penentu, karena ini akan meringankan Smalling.

Di bagian lain, Smalling berjuang untuk memulai setiap pertandingan tanpa memperdulikan duetnya di lini pertahanan United. Kurangnya komunikasi ini yang menyebabkan dirinya hanya mendapatkan rating 6,66. Berarti, jika dia melakukan kesalahan bukan tidak mungkin David De Gea bakal memungut bola dari gawangnya.

2. Coutinho Lebih Pede

Philippe Coutinho atau Anthony Martial saat ini makin terkenal lantaran kontribusi membongkar pertahanan lawan. Itu berarti keberhasilan pertarungan ini akan tergantung pada bagaimana pengatur serangan mampu lolos dari pengawalan pemain bertahan.

Menyelisik rekam jejak, kedua pemain memiliki bakat yang luar biasa. Tapi pada akhirnya semua tergantung dengan kepercayaan diri pemain ketika tiba di Anfield.

Coutinho tentu lebih pede ketimbang Martial karena ia mendapat dukungan dari puluhan ribu penonton. Ini jelas bukan kabar positif buat Martial ditambah asumsi jika dirinya akan lebih banyak membantu pertahanan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Konsentrasi Juergen Klopp tak akan terganggu dalam menentukan pilihan pemain yang akan diturunkan, meskipun Liverpool akan melakoni Liga Europa. Sebaliknya, Jose Mourinho harus membuat pilihan terhadap pemain mengingat peluangnya lolos ke babak berikutnya di Liga Europa makin tipis setelah kalah dari Fenerbahce dengan skor 0-1.Namun demikian, itu bukan berarti Mourinho bakal menyerah begitu saja. Tetapi ada indikasi jika ia bakal merotasi satu atau dua pemain untuk menjaga kebugaran anak asuhnya sebelum tampil di Liga Europa.

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho
  • Juergen Klopp