Insiden Laser, Sulsel Tolak Medali Perak Sepak Bola PON Jabar

Keputusan itu terkait insiden sinar laser yang terjadi dalam laga final yang berlangsung di Si Jalak Harupat

Diterbitkan 28 September 2016, 23:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Tim Sepak bola Sulawesi Selatan menolak upacara penyerahan medali PON Jabar 2016.

Keputusan itu terkait insiden sinar laser yang terjadi dalam laga final yang berlangsung di Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9/2016).

Tim sepak bola Jawa Barat menang dalam adu penalti dengan skor 5-4, usai bermain 0-0 selama 120 menit. Dalam drama adu penalti itu, dua algojo Sulsel gagal, Irfan Irfandi dan Alia Alfuad.

Ketika upacara pengalungan medali, Sulses memilih tidak hadir seusai laga. Mereka tidak kembali ke lapangan dan memilih masuk ruang ganti.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulsel, Mulyadi, keberatan diajukan karena sinar laser yang mengarah ke penendang penalti. Menurut dia, hal tersebut mengganhgu konsentrasi para pemain Sulsel saat babak tos-tosan.

"Dua penendang kami tadi dilaser, komentator di televisi pun juga sudah bilang. Ini hasil yang tidak sportif, Gubernur harus minta maaf, kami tidak ikut upacara," paparnya.

Belum bisa dipastikan apakah Sulsel akan mengajukan protes ke Dewan Hakim PB PON. Namun, fakta ini jelas menambah daftar panjang kontroversi selama PON Jabar berlangsung.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Jakarta Lakoni 2 Uji Coba di Thailand, Ini Target Shin Tae-yong

Windi Wicaksono, Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan