Tes Narkoba Buat Legenda Arsenal Lepas dari Pengaruh Ganja

Narkoba membuat karier Ian Wright hampir tamat di usia belia.

Diterbitkan 15 September 2016, 16:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pengakuan mengejutkan datang dari pemain legenda Arsenal, Ian Wright. Ketika masih aktif bermain, dia melakukan ritual menghisap ganja sebelum bertanding.

Beruntung, sang pemain bisa lepas dari ketergantungan secara perlahan. Tes acak ketika Crystal Palace bertanding melawan Wes Bromwich Albion, dari Badan Liga Inggris membuat pemain sadar, narkoba akan membuat kariernya hancur.

"Hampir saja, karier sepak bola saya tamat," kata Wright  sebagaimana dilansir dari The Sun.

Tes obat-obatan secara tiba -tiba membuat Wright kalut. Pasalnya, 24 jam sebelum pertandingan, Wright  sempat menghisap ganja dan mengonsumsi minuman berakohol bersamaan. Ketika itu, dia baru saja meretas karier menjadi pemain profesional. Promosi dari tim U-21 ke tim inti Crystal Palace.

"Saya sudah menghisap ganja sejak usia sekitar 17 tahun. Namun hanya kadang-kadang , karena itu, saya tidak cemas akan menjadi pecandu," sambung mantan pemainCeltic dan Burnley ini.

Wright mengakui, nyaris menjadi pecandu alkohol karena ketergantungan dengan ganja. "Sebagai seorang anak, saya lebih suka meroko dan minum-minum ketika keluar. Saya mengonsumsi ganja di usia dini, dan belakangan menjadi sebuah ritual ketika menghabiskan akhir pekan."

Mujur

Sang pemain bercerita tentang kepanikan ketika menjalani tes obat-obatan terlarang. Kendati merasa bukan pecandu, dia merasa kebiasaan ini bakal mengubah nasib di lapangan hijau dan menimbulkan masalah kesehatan di masa mendatang.

"Kami mengalahkan WBA 4-1 pada Sabtu, seluruh pemain masuk ke ruang ganti dan kami masih semangat. Namun tiba-tiba tim medis datang," kenang Wright.

Dia melanjutkan, seluruh pemain duduk  mengantre menunggu giliran diperiksa. Pertama kali, Wright melihat seluruh tim panik. Satu per satu pemain masuk ke ruang medis. "Saya duduk--dan seluruh tubuh lemas," ungkap Wright.

Ian Wright membela Crystal Palace

Mujur, sebelum antrean sampai kepada dirinya, petugas medis keluar. Seluruh tes selesai. "Saya lega, mereka tidak memanggil nama saya. Mulai dari situ, saya tidak pernah bisa merokok lagi. Saya tidak bisa membuang kesempatan ini dua kali."

"Apakah saya ingin menghancurkan karier ini gara-gara obat?," tanya Wright dalam diri setelah tes tersebut."Sampai hari ini untuk ini saya tidak pernah merokok ganja lagi.

Lepas dari ganja, kiprah Wright di lapangan moncer. Pada 1991, Wright pindah ke Arsenal. Bersama The Gunners, pria 53 tahun ini mencapai puncak kejayaan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Jakarta Lakoni 2 Uji Coba di Thailand, Ini Target Shin Tae-yong

Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan