Melewati Guardiola
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316785/original/096806800_1471142359-Pep_Guardiola_06.jpg)
Di samping guratan rekor baru, hal luar biasa yang perlu dilakukan Ancelotti tentu saja melewati prestasi Guardiola, sang pendahulu. Setidaknya ada dua hal yang bisa membuat Ancelotti segera disebut lebih baik dari pelatih asal Katalonia tersebut.
Pertama, tentu saja menjuarai Liga Champions. Dalam tiga musim di Bayern, Guardiola selalu gagal mempersembahkan trofi Big Ear. Die Roten selalu kandas di semifinal, disingkirkan klub-klub asal Spanyol yang mestinya sudah sangat dipahami Guardiola.
Ancelotti punya modal baik di ajang ini. Sebagai pelatih, tiga kali dia merebut trofi Big Ear. Bersama Bob Paisley, dialah pelatih dengan koleksi trofi Liga Champions terbanyak. Ketika Bayern memastikan dia sebagai pengganti Guardiola, publik sepak bola pun mafhum bahwa Die Roten kali ini membidik Liga Champions.
Hal kedua adalah meraih treble winners. Dalam tiga musim, ini juga gagal digapai Guardiola. Padahal, dengan warisan skuat hebat yang merebut treble winners musim 2012-13, dia sangat diharapkan para fans untuk mengulangi hal itu, setidaknya sekali saja selama di Bayern.
Guardiola memang sempat mengatakan,dirinya bukan sosok yang tepat jika Bayern menginginkan treble winners setiap musim. Namun, pada musim terakhirnya, dia secara gamblang mengakui, hanya treble winners yang akan membuatnya disebut sukses di Bayern. Hal serupa tentunya berlaku bagi Ancelotti.
Secara pribadi, treble winners seharusnya menjadi target menarik bagi Carletto. Sepanjang kariernya sebagai pemain dan pelatih yang diwarnai banyak trofi, prestasi terbaiknya hanyalah double winners. Tiga kali dia nyaris membukukan treble winners. Semuanya saat berstatus pelatih.
Pada 2002-03, di AC Milan, treble winners gagal diraih karena kegagalan juara di Serie-A. Itu sama dengan musim 2013-14 di Real Madrid. Carletto hanya sanggup membawa Los Blancos juara Liga Champions dan Copa Del Rey. Sementara itu, di Chelsea pada 2009-10, giliran trofi Big Ear yang gagal direngkuhnya.
Terlalu Ramping
Mencetak rekor baru di Bundesliga, menjuarai Liga Champions, hingga merebut treble winners bukan kemustahilan bagi Ancelotti bersama Bayern. Meski begitu, itu tidaklah mudah. Di Bundesliga saja, rasanya terlalu naif untuk membayangkan Bayern akan melenggang mulus ke tangga juara.
Seperti dikatakan Mueller, tidak ada yang pasti di sepak bola. Kadang kala bermain bagus saja masih kalah. Ancelotti pun mengakui hal itu. Menurut dia, satu-satunya hal yang tak bisa dikontrol dalam pertandingan adalah hasil akhir.
Apalagi Bayern tidak bisa disebut sempurna. Satu ancaman laten yang mengintai mereka adalah skuat yang terlampau ramping. Total 25 pemain di tim utama memang terbilang ideal. Namun, karena belakangan ini hantu cedera selalu bergentayangan di Saebener Strasse dan Allianz Arena, 25 pemain terbilang terlalu sedikit.
Saat menghadapi Borussia Dortmund di Piala Super Jerman saja, Franck Ribery adalah satu-satunya winger yang sehat. Itu karena Arjen Robben, Douglas Costa, dan Kingsley Coman dirundung cedera. Di jantung pertahanan pun cuma Hummels dan Javi Martinez yang bugar karena Jerome Boateng dan Holger Badstuber dalam tahap pemulihan.
Mengingat Ribery, Robben, Badstuber, Martinez, dan Thiago Alcantara terbilang rentan cedera, sangat mungkin Bayern menghadapi krisis pemain pada saat-saat tertentu. Ini tentu berbahaya, terutama ketika kiprah di Liga Champions dan DFB Pokal sudah mendekati final. Harapan juara bisa kandas begitu saja.
Meskipun terlihat mentereng, skuat Die Roten sebetulnya tidak memiliki kedalaman yang bagus. Terutama talenta muda yang menjadi pelapis. Kualitas Julian Green, Fabian Benko, dan Niklas Dorsch tidaklah istimewa. Mereka tidak seperti Christian Pulisic dan Felix Passlack di kubu Dortmund yang terbukti bisa diandalkan.
Soal kedalaman skuat, Dortmund memang lebih baik. Dua laga dalam sehari yang dilakoni pada 15 dan 23 Agustus lalu adalah buktinya. Meski pelatih Thomas Tuchel menurunkan dua line-up berbeda, permainan Die Schwarzgelben sama-sama rancak.
Itu tak terlepas dari investasi nyaris 110 juta euro pada periode transfer musim panas. Tujuh pemain yang didatangkan memang bukan nama-nama semenjana. Bukan tak mungkin, kedalaman skuat inilah yang lantas membawa Dortmund mengakhiri kedigdayaan Bayern di Bundesliga.
*Penulis adalah pengamat sepak bola dan komentator. Tanggapi kolom ini @seppginz.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1114039/original/012440800_1494305764-026281500_1453092361-160118-Asep-Ginanjar-Banner-kolom-bola-02-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)