5 Pemain yang Benci Mourinho

Siapa saja mereka?

Diterbitkan 11 Agustus 2016, 07:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Andriy Shevchenko

3. Andriy Shevchenko

Kolaborasi antara Mourinho dan Sheva di Chelsea tak berjalan lurus. Padahal, saat itu Chelsea merekrut Sheva dari AC Milan di musim panas 2007 dengan mahar 51 juta euro. Ternyata, bukan Mourinho yang menginginkan Sheva, tapi Roman Abramovich.

Secara terbuka Mourinho mengatakan bahwa Sheva bukan pemain yang cocok dengan rencananya. Perkataan Mourinho ada benarnya. Selama dua musim di Chelsea, Sheva hanya mencetak 22 gol dari 76 laga.

"Pelatih tak pernah berbicara dengan saya atau memainkan saya di posisi yang tepat. Ia adalah pelatih yang memiliki keyakinan besar. Tapi, saya pernah punya pelatih yang jauh lebih baik," isi komentar Sheva mengenai Mourinho.

4. Pepe

4. Pepe

Meski sama-sama berasal dari Portugal, terbukti Mourinho dan Pepe tak memiliki hubungan yang bagus. Buruknya hubungan keduanya memuncak di paruh kedua musim 2012/2013.

Semua berawal dari 'hukuman' yang diberikan Mourinho kepada Casillas. Selama perseteruan itu berlangsung, Pepe secara terang-terangan memihak Casillas. Bahkan, ia meminta Mourinho agar lebih menghormati Casillas.

Pepe semakin kesal dengan Mourinho setelah kehilangan posisinya sebagai bek tengah utama. Mourinho lebih memilih untuk memasang Raphael Varane bersama Sergio Ramos. "A berusia 31 tahun telah kehilangan tempat untuk seorang berusia 19 tahun. Ini adalah hukum kehidupan," ungkap Mourinho.

Ketika Mourinho pergi di akhir musim 2012/2013, Pepe berulang kali menyatakan tak merasa kehilangan sang pelatih. Bahkan, ia merasa hari-harinya di Madrid akan jauh lebih baik.

5. William Gallas

5. William Gallas

Gallas melakukan kesalahan fatal saat menolak ikut rombongan Chelsea dalam tur pramusim ke Amerika Serikat pada 2006. Mourinho saat itu sangat marah dan menyebut Gallas kurang memiliki rasa hormat untuk keluarga Chelsea.

Gallas pun bereaksi dengan tidak menandatangani kontrak baru yang ditawarkan The Blues. Namun, hal itu tak membuat Mourinho melupakan Gallas. Ia membalas dendam kepada Gallas dengan merekrut Michael Ballack.

Setelah itu, Gallas pun memutuskan hijrah ke Arsenal. "Chelsea percaya sangat penting bagi pendukung kami dibuat sadar akan fakta-fakta mengenai Gallas dan kurangnya rasa hormat darinya kepada fans, pelatih, dan klub," cetus Mourinho.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan