8 Lagu Bertema Sepak Bola Sepanjang Masa

Tidak semua lagu disukai. Bahkan, dicemoooh penikmat musik dunia.

Diterbitkan 15 Juni 2016, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

R. Kelly

10cc - Boys In Blue/Funky City (1972)

Pada 1972, grup musim 10cc membuat lagu untuk para pendukung Manchester City. Lagu ini dibuat berdasarkan permintaan manajemen Manchester City kepada 10cc untuk menandai keberhasilan The Citizens memuncaki klasemen di musim tersebut. Lagu tersebut kerap dimainkan di dalam stadion hingga kini. Sayang, di musim tersebut City gagal menjadi juara dan mengakhiri musim di peringkat 4 klasemen.

g src="http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1264225/big/040402200_1465916359-maxresdefault.jpg" alt="10cc" width="673" height="373">

Spice Girl di Piala Dunia 1998

Echo & The Bunnymen and the Spice Girls - (How Does It Feel To Be) On Top Of The World (1998)

Spice Girls dan grup musim Echo & Bunnymen berkolaborasi untuk mendukung perjuangan Inggris di Piala Dunia 1998. Sayang, lagu ini mendapat cemoohan dari fans Inggris ketika diputar di Stadion Wembley Inggris. Lagu ini dicap sebagai lagu sepak bola terburuk di masa itu--terkecuali mungkin David Beckham yang memiliki kepentingan. Ketika itu Beckham berpacaran dengan salah satu personel Spice Girl, Victoria Adams.

Spice Girl

Joe Strummer (with Black Grape and Keith Allen) - England’s Irie (1998)

Musisi I

nggris, Joe Strummer berkolaborasi dengan Black Grape dan Keith Allen membuat theme song untuk Inggris di Piala Eropa 1996. Banyak pihak menilai lagi tersebut tidak cocok untuk sebuah perhelatan sepak bola bertaraf dunia sekelas Piala Eropa. Joe Strummer seorang pendukung fanatik Chelsea.

Joe Strammer

James - Goal, Goal, Goal (1994)

Manchester Indie Rock, merekam versi terbaru dari lagu mereka berjudul Low,Low, Low. Namun, mereka mengubah liriknya menjadi Goal, Goal, Goal, untuk lagu resmi Timnas Inggris di Piala Dunia 1994. Sayang, lagu ini tidak pernah dirilis karena Inggris gagal lolos ke Piala Dunia 1994. Tim Tiga Singa kalah dari Belanda di babak Kualifikasi dengan skor 0-2 pada pertandingan di Stadion De Kuip, Rotterdam.

>Grup musik Indie, James

Slade Sindir Inggris

Slade - Give Us a Goal (1978)

Di akhir 1978, grup musik rock, Slade membuat lagu bertema sepak bola untuk meningkatkan popularitas. Mereka melakukan syuting video di markas Brighton & Hove Albion, Goldstone Ground. Pesan lagu Give Us a Goal bercerita tentang masa-masa kelam sepak bola Inggris selama hampir 40 tahun. Dalam lirik lagunya, Slade juga menyindir permainan Inggris dengan tackling keras dan memainkan bola-bola panjang jauh ke depan. "Stop your fancy footwork now."  (Hentikan gaya gerakan kaki Anda sekarang). Demikian salah satu penggalan lirik lagu Give Us a Goal.

Grup musik, Slade

ng>Daryl Hall - Gloryland (1994)

Lagu ini menjadi pembuka gelaran Piala Dunia 1994. Daryl Hall, sang penyanyi memiliki suara yang berkilau, bahkan lebih berkilau dari rambutnya. Dary menyanyikan Gloryland diiringi paduan suara Sound of Blackness. Lagu ini mengekspresikan emosi dan amarah dalam pertandingan sepak bola. Banyak pihak menilai, Gloryland sangat cocok dengan akhir turnamen di mana pemain Italia, Roberto Baggio gagal mengeksekusi penalti kontra Brasil. Bola tendangan Baggio terbang di atas mistar kiper Claudio Taffarel. Kegagalan itu membuat Brasil keluar sebagai juara dunia.

 Daryl Hall

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan