Mereka Korban Permainan Keras Beruang Madu

Tim asal Kalimantan Timur ini menjadi sorotan menyusul insiden yang menimpa dua pemain, Aang Suparman dan Robertino Pugliara

Diterbitkan 23 Mei 2016, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Status tim paling keras di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredo kian lekat dengan Persiba Balikapapan. Tim asal Kalimantan Timur ini menjadi sorotan menyusul insiden yang menimpa dua pemain, Aang Suparman dan Robertino Pugliara. 

Baca Juga

  • 10 Fakta Menarik Persela Vs Persipura
  • Fans GU Rapatkan Barisan Usai Bentrok dengan Suporter PS TNI
  • Ini Penyebab Bentrok di Markas Gresik United Versi PS TNI

Permainan keras Persiba juga terlihat dari jumlah kartu yang mereka dapat. Hingga pekan ke-4 gelaran ini, sebanyak 13 kartu kuning dan satu kartu merah telah dialamatkan kepada pemain Persiba. Enam pemain telah menjadi korban permainan kasar Si Beruang Madu.

Bukan

hanya Robertino dan Aang. Masih ada tiga pemain yang menjadi korban permainan keras Persiba. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Syaiful Indra Cahya

1. Syaiful Indra Cahya
Bek kanan Arema Cronus, Syaiful Indra Cahya mendapatkan cedera parah saat membantu Arema menang 2-0 atas Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (1/5/2016). Syaiful mengalami cedera putus otot paha.

Cedera itu didapatkan Syaiful usai bertabrakan dengan gelandang Persiba, Rahel Radiansyah. Alhasil Syaiful tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan oleh Benny Wahyudi.

Meski begitu, Syaiful kemungkinan tak akan absen dalam waktu panjang karena dia diberitakan sudah mulai berlatih bersama skuat Singo Edan.

Dendi Santoso

2. Dendi Santoso
Dendi Santoso mendapatkan cedera saat Arema bertemu Persiba Balikapapan. Pemain lincah ini harus ditarik keluar pada menit ke-43 karena mengalami cedera patah tulang fibula. 

Pemain jebolan Timnas U-23 Indonesia ini terkapar setelah bertabrakan dengan pemain sayap Persiba, Abdul Rachman. Pada duel kontra SFC, Abdul Rachman menunjukkan aksi simpati kepada sesama Dendi dengan membawa jersery Arema bernomor punggung 41. Dia berharap, Dendi segera pulih.

“Sa

ya selalu mendoakan Dendi agar ia cepat sembuh dan bermain lagi," ungkap Abdul Rachman, usai melakoni pertandingan melawan Sriwijaya FC.

Jebolan skuat Timnas U-23 Indonesia ini disarankan harus menjalani operasi untuk memulihkan cedera. Diprediksi, Dendi harus menepi selama dua bulan sebelum kembali bermain membela Arema. 

Cristian Gonzales

3. Cristian Gonzales
Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales mendapatkan cedera ketika melawan Persiba. Tulang rusuk El Loco retak setelah berbenturan dengan bek Persiba, Ledi Utomo. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Akibat cedera rusuk itu Gonzales sempat mendapatkan perawatan dari tim medis Arema di pinggir lapangan. Saat itu dia mengeluhkan kesulitan untuk bernapas sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nirmala, Malang. Gonzales sempat diprediksi harus absen selama dua bulan. Namun, kabar terbaru pemain naturalisasi asal Uruguay itu bisa pulih lebih cepat. Sang istri, Eva Gonzales mengungkapkan setelah satu pekan mendapatkan perawatan di rumah sakit, Gonzales sudah mulai bisa kembali berjalan. Bahkan, eks-pemain Persib Bandung ini juga sudah mulai melakukan latihan kecil seperti treadmill.

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan