Sensasi Tiki-taka ala Pusamania Borneo FC

Pusamania Borneo FC punya operan paling akurat di Torabika Soccer Championship (TSC) presented by IM3 Ooredoo.

Diterbitkan 19 Mei 2016, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pantang Kehilangan Bola

Untuk menjaga agar kerja sama tim berjalan dengan baik, maka operan-operan yang dilakukan jangan sampai terputus. Artinya, para pemain diharamkan untuk kehilangan bola.

Ketika aliran bola berhasil dipotong lawan, dengan sigap harus bisa direbut kembali. Dalam hal ini, setiap pemain dituntut untuk memiliki kemampuan apik dalam melakukan tekel yang bertujuan merebut bola.

Ini juga menjadi kelebihan PBFC. Hingga pekan ketiga Torabika Soccer Championship (TSC) presented by IM3 Ooredoo, Ponaryo cs memiliki statistik tekel sukses paling tinggi, mencapai 63 kali. Mereka unggul dari Persiba Balikpapan dengan 59 kali dan Persela Lamongan dengan 56 kali.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Pesut Etam memang memiliki kecenderungan untuk mengurung lawan dengan mengutamakan kolektivitas. Itu terbukti dengan lebih banyak bermain umpan dari kaki ke kaki. Mereka pun terus memberikan tekanan dengan langsung merebut bola ketika aliran bola dihentikan lawan.

Hingga saat ini, strategi Pesut Etam cukup efektif. Mereka memang baru mengemas dua gol. Tapi, agresivitas mereka terbukti tinggi dengan telah melepaskan 32 tembakan ke gawang lawan.

Bandingkan dengan Persija yang baru mengemas 25 tembakan dan Persipura dengan 18 tembakan. Pusamania Borneo FC terbukti mendewakan gaya sepak bola modern yang lebih mengutamakan kolektivitas.

Penulis: Indra Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan