5 Pesepak Bola Paling Cerdas di Dunia

Frank Lampard memiliki IQ hingga 150, hampir menyamai Albert Einstein.

Diterbitkan 04 Mei 2016, 19:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya, seorang pesepak bola akan melupakan kewajibannya dalam menuntut ilmu di bidang akademis. Itu karena mereka terlalu sibuk dalam menjalani kariernya. Tapi, tak semua pemain yang bersikap seperti itu.

Baca Juga

  • Ukir Sejarah Hebat, Vardy Rilis Autobiografi
  • 8 Fakta Menarik Usai Atletico Depak Muenchen
  • Real Madrid Vs ManCity: Los Galacticos 'Paksakan' Ronaldo

Di luar dugaan, banyak pula pemain yang tak lupa dengan kewajibannya mereka untuk beprestasi di bidang akademis. Tak sedikit pemain yang sukses memperoleh gelar sarjana.

Bahkan, ada pula pemain yang memiliki IQ tinggi di luar batas normal manusia pada umumnya. Liputan6.com pun coba menjabarkan lima pemain tercerdas seperti yang dikutip The Sportster:

5. Simon Mignolet

Mignolet adalah kiper berbakat yang tumbuh dan berkembang bersama Sunderland. Ia adalah salah satu alasan mengapa Sunderland menjadi salah satu tim yang sulit dijebol selama musim 2010/2011-2012/2013.

Dari 101 laga bersama Sunderland, Mignolet mampu menciptakan 33 clean sheet. Sayang, setelah hijrah ke Liverpool di musim panas 2013 dengan mahar 10,5 juta euro, Mignolet malah menjadi sasaran kritik.

Ia dianggap sebagai biang keladi di balik performa buruk Liverpool selama beberapa musim terakhir. Berbeda dengan saat di luar lapangan. Ia adalah salah satu pemain yang layak dijadikan contoh. Itu karena ia menyandang gelar Sarjana Hukum dan Ilmu Politik.

Tak hanya itu, Mignolet juga mampu berbicara dalam empat bahasa, yakni Inggris, Prancis, Belanda, dan Jerman. Itu adalah keahlian yang jarang dimiliki pesepak bola.

4. Nedum Onuoha

Nama Onuoha mungkin jarang terdengar di telinga para pecinta sepak bola. Padahal, Onuoha sempat memperkuat tim-tim seperti Manchester City dan Sunderland. Sejak 2012, ia membela Queens Park Rangers.

Jika melihat perjalanan kariernya, tak ada yang mengesankan dari profil pemain kelahiran 12 November 1986 itu. Maklum, ia baru rutin menjadi pemain inti sejak berkostum QPR. Sejak datang, ia sudah tampil di 145 laga semua kompetisi.

Namun, berbeda jika bicara kehidupan Onuoha di luar lapangan. Ia memegang 10 nilai Ijazah Umum Pendidikan Menegah, termasuk 8 A dan 2 B. Tiga A diberikan dalam bidang Matematika, Studi Bisnis, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Penilaian itu membuat Onuoha akan diterima hampir di semua universitas di Inggris jika ia ingin mendaftar. Namun, Onuoha tampaknya lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di sepak bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Nagatomo adalah pemain Asia yang cukup beruntung karena bisa memperkuat tim sekaliber Inter Milan. Setelah berkarier di klub Tokyo, Nagatomo mencoba peruntungan dengan bergabung Cesena di musim panas 2010.Di Cesena, Nagatomo hanya singgah selama semusim. Lalu, ia direkrut Inter sejak musim dingin 2011. Tampil di 175 pertandingan, Nagatomo membantu Inter memenangi satu gelar Coppa Italia. Ia adalah bek sayap dengan kemampuan akselerasi dan umpan yang mumpuni.Ternyata, Nagatomo juga tercatat sebagai pemain yang berprestasi di bidang akademis. Buktinya, ia tercatat sebagai Sarjana Ekonomi Universitas Doshisha di Jepang Barat. Tak hanya itu, Nagatomo juga memiliki keahlian sebagai penulis. Buktinya, pemain yang bisa mengemban peran di kedua sisi lapangan itu sudah menulis dua buku hingga kini.

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan