Liputan6.com, Jakarta - Dalam kamus Bayern München tak ada kata kalah dan menyerah. Semua pemain dan pelatih yang bergabung dengan Bayern tahu persis bahwa menang dan juara adalah kewajiban. Nilai-nilai ini, menurut Holger Badstuber, bahkan diperkenalkan kepada para pemain di akademi klub.
Baca Juga
- MU Dapatkan Titisan Giggs dari Belanda
- Zidane Beberkan Penyebab Kekalahan Madrid dari Wolfsburg
- Juventus Raih Gelar Scudetto Kelima Berkat Striker Napoli
Maka dari itu, cukup mengherankan ketika Matthias Sammer, Direktur Olahraga Bayern, kebakaran jenggot saat eks presiden klub, Uli Hoeness, mengatakan pelatih Josep Guardiola menginginkan treble winners sebagai kenang-kenangan.
Sammer, karena sehari-hari selalu berkomunikasi dengan Guardiola, berkeras menyatakan ambisi treble winners seperti yang diungkapkan Hoeness itu omong kosong belaka. Dia menegaskan, sejak awal musim, mencetak rekor juara empat kali beruntun di Bundesliga 1 adalah prioritas utama Die Roten.
Sammer mungkin coba mencegah Philipp Lahm cs. dari sikap jemawa sekaligus meringankan pundak mereka dari ekspektasi yang kelewat tinggi. Namun, kata-katanya itu bertentangan dengan kultur Die Roten. Di Bayern, mimpi juara tak boleh bertepi. Di mana pun ikut kompetisi, Bayern harus membidik trofi.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335179/original/068083900_1787917398-cek_fakta_menko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334781/original/015019500_1787897918-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-28T131649.453.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1114011/original/057823100_1494305505-Kolom_Bola_Asep_Ginanjar.jpg)