Saya jawab : "Suporter Timnas"Â "Lu kenal gue gak?. Lo tuh suporter baru, Awas lo nanti ngomong macem2 yah" tegas dia sambil memegang agak menarik lengan baju kanan saya.
Saya langsung berjalan agak cepat kembali ke ruang ball room yang berjarak kurang lebih 30m dari toilet. Saya langsung menuju meja tempat duduk Cak Andi Peci, dan sampaikan kepada dia kejadian di toilet tadi.
Cak Andi cuma menjawab, "Wis tenang aja, ora opo2. Nanti tak omongi ke dia". Beberapa menit kemudian, Cak Andi saya lihat sedang ngobrol dengan dia di area entrance studio Entah apa yg mereka bicarakan.
Lalu saya kembali duduk ke tempat semula. Dan Pak Chandra yg duduk di sebelah kanan saya mereview kejadian di toilet.
"Saya dengar tadi kamu diancam yah di toilet?" tanya Pak Chandra.
"Ah, saya tidak merasa diancam, kalau cuma omongan seperti itu sudah biasa saya terima, saya tidak anggap itu ancaman pak." jawab saya.
Lalu Pak Chandra minta ke saya "Kalau kamu merasa terancam, kita lapor security"
Saya jawab: "Gak usah pak. saya tidak punya masalah apa2 kok"
Pak Chandra: "Loh, saya dengar loh tadi di toilet, itu ancaman. Nanti saya minta Security kawal kamu"
22.45Â Tidak lama acara kembali dimulai oleh Bung Karni. Setelah bung Ian Situmorang dan saudara saya Aristo Pangaribuan memberikan pandangan, Bung Karni memberikan giliran bicara kepada saya.
Saya sempat ditunjuk oleh pak Adiaksa Dault sambil bernada marah dan meminta saya mencabut kata2 ‪#‎SuntikMatiPSSI‬. Lalu saya menarik omongan dan memohon maaf, setelah sebelum nya juga saya sudah 2 kali memohon maaf kepada para senior dengan kalimat:
"Mohon maaf kepada para senior, jika ada omongan saya yang salah mohon diingatkan"
'kode' agar menyudahi pembicaraan saya. Padahal saya masih merasa banyak yang harus saya sampaikan tentang catatan buruknya prestasi timnas dan status kasasi PSSI vs FDSI di MA.
Sekitar pukul 23. lebih acara usai.
Saya keluar ballroom bersama Pak Gatot dan Ibu istri pak Gatot dengan niat memenuhi janji beberapa wartawan yang meminta saya untuk diwawancarai off air. Kami mengisi absen di meja resepsionis.
Setelah isi absen, beberapa orang suporter menggunakan jersey merah nyamperi saya dan menempel badan hingga merapat ke pintu ballroom.
Saya dihujani banyak pertanyaan dengan nada keras, dan bingung harus jawab yang mana. Pertanyan dan pernyataan yang terngiang di kuping saya adalah : "Kenapa lo ngomong gitu tadi? Lo maunya apa? Lo kan suporter baru!"
Ada yang menarik tangan kiri saya dan ada yang menarik tangan kanan saya. Ada yang menarik baju saya. Topi yang saya kenakan hampir ditarik dan saya tahan. Ada yang mencoba melayangkan pukulan tapi mendarat di tubuh Ibu Gatot yang memeluk dan mencoba melindungi saya.
Pak Gatot ikut mengcover dan melawan desakan kerumunan suporter yang berusaha menarik saya. Jumlah mereka sekitar 15-20 orang. Security langsung menarik saya kembali ke dalam ballroom dan melindungi saya di dalam ruangan. dan saat bersamaan security hotel mengusir keluar para suporter tersebut.
Saya, Pak gatot dan Ibu dikawal 7 orang keluar dari ballroom. 2 Crew TV One, 2 security hotel berpakaian safari hitam, 2 orang berbadan tegap berpakaian preman, nampaknya polisi. Dan 1 orang baik yang selalu menemani saya sejak duduk satu meja. Si bapak berparas tionghoa tadi. Pak Chandra, menemani saya hingga masuk ke dalam mobil. (Terimakasih banyak atas pak Chandra)
Di lobby hotel juga sudah stand by sekitar 3 orang security menyambut untuk mengkawal saya hingga masuk ke dalam mobil pak Gatot.
Sekitar pukul 23.55Â Kami meluncur dari area drop off.
Demikian klarifikasi ini saya sampaikan. Semoga di kemudian hari tidak terjadi lagi intimidasi model seperti ini kepada orang yang kritis membangun sepakbola negeri ini. Terimakasih kepada seluruh pihak yang peduli atas kejadian tadi malam. Dan terimakasih banyak juga kepada para netizen yang masih konsisten menyuarakan perubahan di republik ini.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1155116/original/028973000_1456565465-20160227-SK-Pembekuan-Masih-Dikaji_-PSSI-Dapat-Karangan-Bunga-helmi-Tebe-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386676/original/005834800_1761019701-PSSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438385/original/064675900_1765286327-Sumardji.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8198840/original/068732500_1781057173-timnas_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4178011/original/042041000_1664692546-20221002BL_Prescon_Pasca_Kericuhan_di_Kanjuruhan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7692807/original/006793700_1780490513-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_6.36.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8158108/original/092692600_1781012484-HKYBYsIawAADRrm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7924013/original/078007800_1780756586-IMG_20260606_113008_820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5044352/original/012300500_1733847415-pssi-erick-thohir_b7007bf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)