"Terlalu banyak darah yang tumpah di sini," ujar Mohammad Nasim, petugas kebersihan Stadion Ghazi kepada Reuters beberapa tahun yang lalu. "Tidak ada yang mau datang ke sini saat sore, bahkan kami sendiri tidak berani masuk," kata Nabeel Qari, petugas keamanan stadion.
Bagi warga Kabul, memori kelam Stadion Ghazi memang sulit untuk dilupakan. Sebab, sejak rezim Taliban berkuasa (1996-2001), stadion ini sempat digunakan sebagai lokasi eksekusi tahanan. Bukan hanya jumlahnya yang banyak, tapi cara-cara eksekusi yang dilakukan menyisakan trauma bagi warga.
"Setiap orang percaya, tempat ini dihantui oleh arwah orang-orang mati yang belum beristirahat dengan tenang hingga kini," beber Nabeel Qari.
Taliban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/689516/original/Taliban.jpg)
Independent.co.uk, 1998 lalu mengisahkan, dua pria pernah diseret oleh tentara Taliban ke lapangan Ghazi Stadium. Kedua pria itu divonis bersalah atas pembunuhan dan akan dieksekusi.Â
Dengan tangan terikat ke belakang, kedua pria itu lalu di tempatkan di kotak penalti. Algojo kemudian memutilasi satu persatu tahanan tersebut sebelum menuntaskan hukumannya lewat tembakan AK47.
Kisah lain yang tak kalah mengerikan adalah, eksekusi seorang wanita yang juga divonis bersalah atas kasus pembunuhan. Dalam video yang diunggah Rawa.org, tampak seorang wanita berkerudung diturunkan mobil bak terbuka. Dia lalu ditempatkan di area kotak penalti dengan posisi berlutut.Â
Nasim yang menjadi saksi mata kekejaman Taliban mengatakan, tidak semua tahanan yang dieksekusi bersalah. "Keluarga saya sama sekali tidak bersalah, seperti korban-korban lain yang tewas di sini."
Gentayangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1125703/original/006464000_1453990633-Ghazi_Stadium_in_2011.jpg)
Saat rezim Taliban tumbang, pemerintah Afghanistan berusaha mengembalikan fungsi stadion ke asalnya. Bangunan pun diperbaiki dan lapangan yang hanya menyisakan tanah coba ditanami rumput. Meski demikian, Nasim dan warga lainnya belum bisa melupakan pemandangan mengerikan itu.
Bahkan mereka percaya, arwah-arwah tahanan masih gentayangan di sana. Sebagian juga mengaku di malam hari pernah mendengar jerit tangis dari dalam stadion. Warga Kabul juga menganggap, banyaknya darah yang tumpah Ghazi Stadium membuat rumput tidak bisa tumbuh di sana.Â
Renovasi besar-besaran pun dilakukan tahun 2011 lalu. Tanah di stadion diganti dengan yang baru. Kantor Komite Olimpiade Afghanistan juga dibangun di sana. Tanah yang lama diganti baru. Di atasnya kemudian ditempatkan rumput sintetis. Acara pembukaan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan olahraga yang diikuti hampir 5000 penonton. Meski demikian, kesan horor masih tetap melekat, dan Ghazi Stadium tetap masuk dalam deretan stadion angker di dunia.
Â
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/358162/original/014326800_1521191196-28468796_10215322228518340_1667268567176383478_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1103069/original/014054000_1452079068-ghazi_stadium_1_edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/363869/original/043693900_1478833839-IMG_20161007_191833.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/403148/original/069059700_1450241274-edu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261727/original/037682800_1781755838-063_2282102375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361929/original/059220800_1782237469-000_B8324TW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262482/original/047548300_1781803743-Croatia_s_Ivan_Perisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361794/original/064983200_1782237341-000_B8324T4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)