Menghitung Peluang 4 Wakil Indonesia di Superseries Finals 2015

Superseries Finals adalah turnamen tutup tahun yang merupakan puncak dari rangkaian turnamen superseries (premier) dalam semusim.

Diterbitkan 08 Desember 2015, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Yang menjadi masalah adalah performa Hendra/Ahsan menurun usai meraih gelar Juara Dunia 2015. Pada ajang Indonesian Masters 2015, pekan kemarin, misalnya, pasangan ini cuma mencapai perempat final. Namun, peluang Hendra/Ahsan melaju ke semifinal tetap terbuka.

Greysia/Polii Berpeluang ke Semifinal

Tahun lalu, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari gagal lolos ke semifinal Superseries Finals. Ganda putri terbaik Indonesia itu terpaksa mundur karena cedera di babak penyisihan pertama.

Tahun ini, Greysia/Nitya kembali ambil bagian dalam turnamen tutup tahun tersebut. Juara Korea Open Superseries 2015 ini berada di Grup B bersama Tian Qing/Zhao Yunlei (Tiongkok), Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), serta Eefje Muskens/Selena Piek (Belanda).

Di laga perdana, Greysia/Nitya menghadapi Eefje/Selena. Kedua pasangan ini tercatat belum pernah berhadapan. Selanjutnya, pasangan peringkat empat dunia itu akan menantang Tiang/Zhao. Sejauh ini, skor pertemuan keduanya 1-4 untuk keunggulan Tiang/Zhao.

Terakhir, Greysia/Nitya bertemu Christinna/Kamilla. Dalam lima pertemuan, Greysia/Nitya unggul 4-1 atas wakil Denmark itu. Tapi pada pertemuan terakhir di Japan Open, November lalu, Greysia/Nitya kalah dari Christinna/Kamilla.

Kesempatan Greysia/Nitya untuk meraih tiket ke semifinal adalah dengan mengalahkan Eefje/Selena dan Christinna/Kamilla.

Tontowi/Liliyana Bisa Raih Tiket Semifinal

Indonesia mengirimkan dua wakil di nomor ganda campuran pada ajang BWF Dubai World Superseries Finals 2015. Kedua wakil itu adalah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Tontowi/Liliyana berada di Grup A, sementara Praveen/Debby masuk Grup B.

Di Grup A, Tontowi/Liliyana tergabung bersama Zhang Nan/Zhao Yunlei (China), Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah (Hong Kong), dan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris). Sedakan di Grup B, Praveen/Debby bersaing dengan Liu Cheng/Bao Yixin (China), Ko Sung-hyun/Kim Ha-na (Korea), dan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).

Peluang Tontowi/Liliyana untuk lolos ke semifinal sangat terbuka. Di laga pertama, Tontowi/Liliyana akan melawan Chris/Gabriell. Dari sembilan kali berhadapan, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini tercatat tujuh kali menang. Terakhir di ajang Korea Open pada September lalu.

Selanjutnya, Tontowi/Liliyana ditantang Lee/Chau. Dalam pertemuan terakhir di BCA Indonesia Open, Juni silam, Owi/Butet menang atas pasangan Hong Konh ini. Itu merupakan kemenangan keempat mereka atas Lee/Chau dari lima kali berhadapan.

Terakhir, Owi/Butet menghadapi Zhang/Zhao. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Owi/Butet selalu kalah dari jagoan Tiongkok tersebut. Kemenangan terakhir Owi/Butet terjadi di All England 2014.

Tahun lalu, Owi/Butet gagal meraih tiket semifinal setelah hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga.

Tampil Perdana, Praveen/Debby Berpeluang Lolos Fase Grup

Di Grup B, peluang Praveen/Debby meraih tiket semifinal juga terbuka. Apalagi, performa pasangan peringkat delapan dunia ini terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada laga perdana, Praveen/Debby akan menantang Liu/Bao. Pada pertemuan terakhir di Tiongkok Open 2015, Juli lalu, Praveen/Debby mampu mengalahkan pasangan peringkat tiga dunia itu lewat pertandingan seru tiga game. Itu adalah kemenangan pertama Praveen/Debby atas Liu/Bao dari tiga pertemuan.

Selanjutnya, Praveen/Debby menghadapi Ko/Kim. Pasangan ini sudah enam kali bertemu dan skor imbang 3-3. Di pertemuan terakhir pada Tiongkok Open, November lalu, Praveen/Debby menang atas Ko/Kim.

Terakhir, Praveen/Debby bertemu Joachim/Christinna. Sejauh ini, Joachim/Chirstinna masih unggul 6-2 dari delapan kali berhadapan dengan Praveen/Debby. Tapi, di dua pertemuan terakhir tahun ini, Praveen/Debby selalu menang dari pasangan Denmark tersebut. Jadi, peluang Praveen/Debby lolos ke semifinal pada penampilan perdana di turnamen ini tetap terbuka.

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan