Menghitung Peluang 4 Wakil Indonesia di Superseries Finals 2015

Superseries Finals adalah turnamen tutup tahun yang merupakan puncak dari rangkaian turnamen superseries (premier) dalam semusim.

Diterbitkan 08 Desember 2015, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia mengirimkan empat wakil ke ajang BWF Dubai World Superseries Finals 2015. Mereka adalah ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, serta dua pasangan ganda campuran, yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

Superseries finals adalah turnamen tutup tahun yang merupakan puncak dari rangkaian turnamen superseries (premier) dalam semusim. Hanya delapan pemain/pasangan dengan peringkat superseries terbaik dalam semusim yang bisa tampil di turnamen ini. Untuk tahun ini, turnamen akan berlangsung di Hamdan Sports Complex, Dubai, 9-13 Desember.

Baca Juga

  • Wolfsburg Vs MU: Memori Enam Tahun Silam
  • 7 Fakta Menarik Wolfsburg Vs Manchester United
  • Pantang Menyerah, Pembalap Indonesia Dorong Motor ke Garis Finis

Tahun lalu, Indonesia juga meloloskan empat wakilnya ke turnamen ini. Ketika itu, Hendra/Ahsan dan Greysia/Nitya terpaksa mundur karena cedera di babak penyisihan pertama. Sementara Tontowi/Liliyana gagal melaju ke semifinal karena cuma sekali menang. Tommy Sugiarto juga gagal karena tak memenangkan satu dari tiga laga. Sedangkan Praveen/Debby belum masuk rangking delapan besar.

Lantas, bagaimana peluang keempat wakil Indonesia untuk tahun ini?

Di Grup Berat, Hendra/Ahsan Punya Peluang ke Semifinal

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berada di grup berat. Pasangan Juara Dunia 2013 dan 2015 ini tergabung di Grup A bersama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea), Zhang Nan/Fu Haifeng (Tiongkok), dan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang).

Di laga pertama, Rabu (9/12/2015) besok, Hendra/Ahsan lebih dulu menghadapi Hiroyuki/Kenichi. Kedua pasangan ini tercatat telah delapan kali bertemu, di mana semua partai dimenangkan Hendra/Ahsan. Partai ini jadi kesempatan Hendra/Ahsan untuk meraih kemenangan.

Selanjutnya, Hendra/Ahsan akan menghadapi musuh bebuyutan, Lee/Yoo. Saat ini, rekor pertemuan kedua pasangan 6-4 untuk keunggulan Lee/Yoo. Pada pertemuan terakhir di semifinal Kejuaraan Dunia 2015 pada Oktober lalu, Hendra/Ahsan menang 21-17 dan 21-19. Ini adalah kali pertama Hendra/Ahsan bisa menang dua game langsung.

Terakhir, Hendra/Ahsan menghadapi Zhang/Fu. Sejauh ini, kedua pasangan sudah bertemu tujuh kali dan lima di antaranya dimenangkan Zhang/Fu. Dalam empat pertemuan terakhir, Zhang/Fu selalu menang dari Hendra/Ahsan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Yang menjadi masalah adalah performa Hendra/Ahsan menurun usai meraih gelar Juara Dunia 2015. Pada ajang Indonesian Masters 2015, pekan kemarin, misalnya, pasangan ini cuma mencapai perempat final. Namun, peluang Hendra/Ahsan melaju ke semifinal tetap terbuka.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan