MotoGP 2016 Penuh Rivalitas, Stoner Bukan Sobat Rossi

Bara rivalitas di lintasan MotoGP sudah mulai terasa. Pemicunya, soal kemungkinan Stoner kembali turun gunung.

Diterbitkan 08 Desember 2015, 03:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dan benar saja, ketika lomba Rossi benar-benar "menembak" Stoner. Si pemilik nomor 46 ini harus memotong jalur balapan Stoner di tikungan Corkscrew. Rossi sukses memenangi duel tersebut. Di podium, Stoner kemudian menyampaikan protes pada Rossi. Dia menilai, manuver The Doctor kelewatan. Namun, Rossi tampak santai. Terlebih, pengawas lomba pun cenderung santai.

Tepukan Tangan Stoner di Jerez 2011

Pada 2011, Stoner vs Rossi terlibat insiden serius di Jerez. Ya, kedua rider tersebut saling bersenggolan ketika memasuki tikungan pertama. Rossi menyeret Stoner jatuh. Namun, Rossi mampu melanjutkan lomba sedangkan Stoner tidak. Dari pinggir trek, Stoner melontarkan gesture bernada mengejek dengan bertepuk tangan ketika Rossi lewat di hadapannya. 

Setelah balapan, Rossi langsung ke paddock Stoner untuk meminta maaf. Lantas dijawab Stoner,"Apakah ambisi Anda melebihi bakat Anda?," tanya Stoner.

"Saya memiliki kesempatan khusus di Jerez untuk bisa naik podium. Saya lalu melakukan kesalahan karena bersikap seperti pembalap muda. Sialnya lagi, saya pun menjatuhkan Stoner," kata Rossi melanjutkan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan