Setelah Tommy, Simon Juga Mundur dari Pelatnas Cipayung

Simon Santoso merasa terbebani dengan menjadi satu-satunya atlet tunggal putra senior di Pelatnas Cipayung saat ini.

Diterbitkan 28 Maret 2015, 10:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Untuk Simon, saya lihat dari latihan dan persiapan tidak bisa maksimal. Dari pikirannya, saya menangkap ada sesuatu yang menjadi beban. Dia merasa tidak boleh kalah karena hanya dia satu-satunya pemain senior. Itu bebannya dari dirinya sendiri. Sebagai pelatih, saya sudah mencoba terangkan bahwa target bukan segalanya. Karena target utama itu adalah Olimpiade,” tambah Hendri.

Dari dua turnamen yang sudah dijalani Simon di awal 2015, hasil yang didapat memang di luar ekspektasi sang pelatih. Di ajang German Open, Simon kalah di babak pertama dari pemain Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent. Sedangkan di All England, Simon terhenti di final kualifikasi dari rekan senegaranya, Dionysius Hayom Rumbaka.

Ini menjadi pengunduran diri yang kedua kali bagi Simon Santoso. Simon pada 17 Januari 2014 mengundurkan diri dari pelatnas karena tidak dapat memenuhi target yang diberikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Tetapi, kemudian ia dipanggil kembali untuk bergabung ke pelatnas pada 15 Juni 2014, setelah dirinya menjuarai Singapore Open Superseries.

Baca juga:

Rusuh, Laga Montenegro vs Rusia Dihentikan

Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Eropa 2016

[[Motion Grafis] Marquez atau Lorenzo? Juara Seri Pembuka MotoGP](2198295 "") 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan