4 Faktor Persib Bisa Tampil Beda Ketika Hadapi Lao Toyota

Menghadapi Lao Toyota, pelatih pendamping Persib, Emral Abus mengingatkan pada timnya, pertandingan nanti bakal berjalan terbuka.

Diterbitkan 18 Maret 2015, 06:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dari data yang diliris Labbola, mantan striker Persitara Jakarta Utara itu tampil menjadi pemain terbaik. Dengan total 3 kali melepaskan tembakan dan lima kali menciptakan peluang.

Pada partai kedua kontra Ayeyawady, striker berkepala plontos itu berusaha membuka ruang untuk menarik pemain bertahan lawan dari kotak penalti.

Sayang, manuver yang dilakukan Tantan ini tidak ditindak lanjuti dengan baik oleh rekan-rekan setimnya untuk mengisi ruang yang telah diciptakannya di kotak penalti.

2

Konsentrasi lebih dari lini tengah

Hariono dan mantan kapten Timnas U-23, Dedi Kusnandar yang berperan sebagai jangkar justru bermain terlalu ke dalam, sehingga membuat Makan Konate ikut turun jauh  ke belakang untuk menjemput bola dan membangun serangan.

Hal ini membuat Konate, pemain asal Mali itu terlambat masuk ke kotak penalti lawan kendati Tantan telah berhasil membuka ruang dengan manuvernya. 

Mesin umpan Persib, Atep seringkali memang menusuk ke tengah, namun pergerakannya tidak langsung menuju ke bagian tengah kotak penalti. Sedangkan, M. Ridwan statis di sisi kanan. Dia bermaksud membantu Supardi yang berinisiatif melepaskan umpan silang.

Masih dari data LabBola, Supardi pemain yang paling banyak melepaskan umpan silang,  sebanyak 11 kali. Namun, hanya 27% dari total umpan silang yang dilesakkan berhasil diterima oleh rekan setimnya.

3

Cetak Gol Cepat

Pemain Persib, Dedi Kusnandar telah menilai, Persib harus mencetak gol lebih dulu. Setidaknya, hal itu membuat Persib mampu bermain lepas. 

"Kami akan berusaha mencuri gol di awal. Waktu lawan New Radiant kami sempat susah bikin gol. Harus lebih kerja keras lagi. Kalau sudah cetak gol akan main lebih lepas. Terpenting ada kesempatan pertama, kami bisa cetak gol," ungkap eks kapten Timnas U-23 Indonesia itu di situs Simamaung.

4

Firman Utina Starter

Di pertandingan kontra Ayeyawady, Persib mencadangkan pemain Firman Utina. Dan hasilnya, Persib justru kesulitan mengembangkan permainan.

Pada menit ke 63, pemain asal Manado itu masuk menggantikan Dedi Kusnandar. Pelatih berharap bisa memberikan pergerakan langsung ke depan dan menjadi transisi dalam menyerang sehingga tidak memaksa Hariono meninggalkan posisinya di belakang.

Namun, Firman yang mencoba bermain lebih dinamis untuk membuat transisi permainan menjadi lebih kuat ketika bertahan dan menyerang tidak didukung pergerakan rekan-rekannya yang telah terkuras staminanya. Masuknya M. Taufiq dan Yandi Sofyan pun tidak memberikan banyak perubahan ketika laga kontra Ayeyawady.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan