Riset ISL: Format Kompetisi Penuh Bakal Lebih Seru

Mengapa demikian, berikut riset lengkap yang dibuat oleh tim LabBola.

Diterbitkan 24 Februari 2015, 12:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lima Alat Ukur

Setidaknya terdapat alat ukur guna mengetahui apakah ada perbedaan kekuatan antara klub Wilayah Timur dengan klub Wilayah Barat dengan menggunakan metode statistik.

Alat ukur tersebut antara lain, tembakan tepat sasaran, operan sukses, umpan silang, intersep, serta tekel sukses. Semua dihitung berdasarkan per pertandingan. Klub Wilayah Timur sebagai pembanding pertama, dan klub Wilayah Barat sebagai pembanding kedua dan diuji berdasarkan data dari kelima parameter dengan nilai interval konfidensi 95%.

Cara mengindentifikasi perbedaan dengan memperhatikan rentang nilai pada tiap-tiap parameter yang diuji. Jika rentang nilai tersebut melewati tiang bendera (tidak melampaui angka nol), dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara klub Wilayah Timur dengan klub Wilayah Barat pada parameter tersebut. (selengkapnya lihat grafis).

Sesuai dengan cara identifikasi perbedaan yang disebutkan sebelumnya, dapat dilihat pada output yang dihasilkan, ada empat parameter yang menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara klub dari kedua wilayah, yaitu: tembakan tepat sasaran, operan sukses, umpan silang sukses serta intersep.

Sementara hanya parameter tekel yang menunjukan adanya perbedaan antara klub Wilayah Timur dengan Wilayah Barat. Melihat hasil dari tiap parameter, bisa dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kekuatan klub Wilayah Timur dengan Wilayah Barat.

Dengan hasil penelitian sederhana ini, terdapat kesimpulan dua kesimpulan untuk melihat perbedaan kekuatan klub Wilayah Barat dan Timur di ISL 2014 tidak ada perbedaan.

Bukan sebatas pencapaian di babak 8 besar, tetapi juga dengan mempertimbangkan catatan statistik pertandingan seluruh peserta ISL. Terbukti secara empiris tidak ada perbedaan berarti antara klub Wilayah Timur dengan klub Wilayah Barat ISL 2014.

Bila mengambil sisi positif dari diberlakukanya format satu wilayah pada LSI 2015 ini, secara statistik tidak menunjukan adanya perbedaan, LSI 2015 diperkirakan menyajikan pertandingan yang berlangsung seru karena kompetisi akan berlangsung ketat dengan kemampuan setiap klub yang merata.

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/816407/original/001984800_1424757760-Output_Rentang_Nilai-04.jpg

(Rejdo/Roesanggit)

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan