Sukses

5 Calon Kuat Pengganti Van Gaal di Manchester United

Liputan6.com, Manchester - Kritikan pedas berduyun-duyun menghampiri Louis van Gaal dari para pendukung setia Manchester United. Jika sang meneer lengser, berikut beberapa calon kuat penggantinya.

Sejak tahun 1986, Manchester United dibesut oleh Sir Alex Ferguson. Selama 27 tahun membesut Setan Merah, Sir Alex sukses mempersembahkan berbagai gelar prestisius, diantaranya 13 trofi Liga Premier Inggris, lima Piala FA, empat Piala Liga, dua Liga Champions, dan 10 Community Shield.

Sejak pria berdarah Skotlandia itu pensiun pada 2013 lalu, MU bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Setan Merah kesulitan untuk mencar pengganti.

Sir Alex sebenarnya menunjuk David Moyes sebagai suksesornya. Namun, prestasi Moyes tak memuaskan dan didepak. MU kini dibesut Louis van Gaal.

Layaknya Moyes, Van Gaal juga belum berhasil mengembalikan kegarangan MU seperti saat masih diarsiteki Fergie. Berbagai hasil buruk dan kengototanya menerapkan skema 3-5-2 membuat para pendukung setia MU menginginkannya hengkang.

2 dari 6 halaman

Ryan Giggs


1. Ryan Giggs

Usai memecat Moyes pada 22 April 2014 lalu, manajemen MU menyerahkan posisi pelatih utama ke tangan Giggs. Pria asal Wales itu bertugas membawa MU menyelesaikan empat pertandingan terakhir Liga Premier Inggris.

Hasilnya pun  cukup bagus. MU dibawanya meraih dua kemenangan, sekali imbang dan kalah. Giggsy kini bertugas sebagai asisten pelatih van Gaal.

Giggs kini sudah mengantongi  lisensi kepelatihan profesional dari UEFA (Badan Sepakbola Eropa). Bukan tak mungkin, Giggsy bakal menjadi pelatih masa depan Setan Merah.

3 dari 6 halaman

Gary Neville


2. Gary Neville

Usai memutuskan pensiun dari dunia sepak bola pada 2 Februari 2011 lalu, Neville melanjutkan kariernya di dunia media. Dia merupakan salah satu penulis kolom tetap The Sunday Times of Malta dan komentator TV Sky Sports.

Neville kini mengantongi lisensi A dan B kepelatihan profesional UEFA. Dia kini bertugas sebagai staf pelatih Timnas senior Inggris.

Kontrak Neville bersama Timnas Inggris akan berakhir pada 2016 nanti. Usai kontraknya berakhir, bukan tak mungkin Neville akan menjadi juru racik Setan Merah.

4 dari 6 halaman

Jose Mourinho


3.  Jose Mourinho

Jose Mourinho awalnya menjadi pelatih yang paling dijagokan Fergie untuk menjadi suksesornya di MU. Namun, Fergie kemudian lebih memilih Moyes. Alasannya, Fergie menilai sikap dan perangai Moyes lebih bagus ketimbang Mourinho.

Meski berperangai bagus, karier MU di tangan Moyes terbukti tidak bagus. Sementara, Mourinho menuai kesuksesan di tiga negara berbeda, Inggris, Italia, dan Spanyol.

Mourinho saat ini masih membesut Chelsea. Namun, The Special One pernah berujar bahwa membsut MU adalah impian terpendamnya. Jadi, bukan tak mungkin Mou suatu saat nanti bakal menjadi pelatih MU.

5 dari 6 halaman

Pep Guardiola


4. Pep Guardiola

Klub mana yang tidak menginginkan Guardiola sebagai pelatih mereka. Memang, kiprah Guardiola di dunia pelatih masih seumur jagung. Namun, urusan prestasi jangan diragukan lagi.

Pep saat ini masih memegang rekor sebagai pelatih tersukses sepanjang masa Barca dengan 14 trofi dalam kurun waktu empat tahun.

Sempat istirahat selama setahun, Pep kembali menunjukkan binar kehebatannya saat membesut Bayern Muenchen. Musim lalu, Bayern dibawanya meraih rekor sebagai juara tercepat sepanjang masa Bundesliga.

6 dari 6 halaman

Antonio Conte

5. Antonio Conte

Bersama Guardiola, Conte menjadi pelatih yang paling diincar klub-klub raksasa di Italia. Alasannya, performa gemilangnya mengantar Juventus meraih Scudetto tiga tahun beruntun.

Saat ini, Conte masih terikat kontrak dengan Federasi Sepak bola Italia (FIGC) sebagai pelatih Timnas. Jika kontraknya selesai, bukan tak mungkin dia bakal menjajal Liga Inggris. Rumor yang mengaitkan dirinya dengan MU pun kian berhembus kencang di tanah Inggris.

Loading