5 Fakta Menarik Kualifikasi Piala Eropa 2016

Gong kualifikasi Piala Eropa 2016 dimulai sejak dini hari nanti.

Diterbitkan 07 September 2014, 06:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Guus Hiddink Pusing

Guus Hiddink Pusing

Pelatih baru Belanda, Guus Hiddink sedang pusing. Ini karena dia memulai debut sebagai pelatih dengan kekalahan 0-2 dari Italia. Tugas berat langsung menantinya karena bakal menghadapi Republik Ceko di laga pertama kualifikasi grup A.

Hiddink mengembalikan formasi 4-3-3 di timnas Belanda. Padahal formasi ini sudah ditinggalkan oleh pendahulunya, Louis van Gaal dimana pelatih yang kini menangani Manchester United (MU) ini lebih suka pake 5 bek.

Dengan formasi ini, Belanda sulit dikalahkan di Piala Dunia lalu. Mereka merebut posisi ketiga dan hanya kalah lewat adu penalti lawan Argentina di semifinal Piala Dunia.

Hiddink sedang mumet karena harus membenahi pertahanan timnya yang kebobolan dua gol dalam waktu 10 menit saja pada laga uji coba lawan Italia di Bari. Hiddink janji perketat pertahanan. "Tim hebat tak akan kalah dua kali beruntun," tuturnya.

Ancaman Antonio Conte

Ancaman Antonio Conte

Pelatih Italia, Antonio Conte memberi dampak positif sejak menggantikan Cesare Prandelli. Dia langsung membawa Italia menang ketika melawan Belanda. Pengalamannya membawa Juventus juara Liga Italia tiga kali beruntun langsung diterapkannya di timnas Italia.

"Dia seperti palu," kata striker Italia Ciro Immobile yang membuka gol Italia lawan Belanda. "Dia sangat mempercayai pemain dan seperti itu seharusnya."

Italia akan menghadapi Norwegia di laga pertama kualifikasi Piala Eropa grup H.

Inggris Main Bertahan?

Inggris Main Bertahan?

Inilah yang terjadi ketika Inggris melawan Norwegia di laga uji coba beberapa waktu lalu. Inggris hanya menang 1-0 dan main layaknya tim kelas dua pada laga yang berlangsung di Wembley tersebut.

Manajer Inggris, Roy Hodgson membenarkan jika timnya bisa saja main defensif seperti ketika melawan Norwegia ketika menghadapi Swiss pada laga kualifikasi pertama lawan Swiss.

"Swiss pasti ingin mengalahkan kami, jika perlu, kami mungkin akan main seperti ketika melawan Norwegia. Mungkin kami tertekan mundur dan tak bisa menyerang," tandas Hodgson.

Hodgson kini dibingungkan dengan banyaknya pemain inti yang cedera. Belum lagi pemain berpengalaman seperti Ashley Cole, Steven Gerrard dan Frank Lampard pensiun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan