r>
Setelah membombardir gawang Ahmad Nurosadi, akhirnya PSIS mampu unggul lebih dulu di menit ke-10, lewat sontekan tandem Porras, Imral Usman yang memanfaatkan bola liar di mulut gawang Persekabpas. Gol ini tidak terlepas dari kesalahan Nurosadi yang gagal dengan sempurna membuang bola. 1-0 untuk PSIS.
Ketinggalan 0-1 membuat Laskar Sakera bangkit mengejar ketertinggalan. Beberapa kali Siswanto dan Zah Rahan mencoba untuk mendobrak pertahanan Semarang yang digalang Suwitha Patha dkk. Sayang anak-anak Pasuruan kerap terburu-buru dalam melakukan serangan. Sebaliknya, meski telah unggul 1-0, pasukan Bonggo Pribadi terus berupaya menambah keunggulan. Justru serangan balik Porras dkk berkali-kali mengancam gawang Nurosadi. Sayang, sampai babak pertama berakhir, pertandingan yang berjalan imbang dan cukup menarik ini gagal menghasilkan gol tambahan.
Di babak kedua, Pasuruan berusaha mengejar defisit satu gol. Namun, kembali Zah Rahan dkk kurang cermat dalam membangun serangan. Justru PSIS yang hampir menambah keunggulan di menit ke-52. Lagi-lagi, Imral nyaris menjebol kembali gawang Nurosadi. Sundulannya memanfaatkan bola flick dari Porras hanya tipis di samping kanan gawang Pasuruan.
Setelah itu jalannya pertandingan benar-benar menjadi milik Laskar Sahera. Meskipun Subangkit berupaya memasukkan pemain yang mempunyai naluri menyerang, tetap saja tak dapat menembus gawang I Komang Putera. Peluang emas bagi Pasuruan tercipta di menit ke-73 ketika lewat serangan yang cantik dari sayap kiri, bola yang diumpan ke tengah lapangan di luar kotak penalti berhasil disambar Zah Rahan. Sayang, tendangan Pemain Terbaik di ajang Perang Bintang itu masih mampu ditip I Komang Putra. Justru, dua kali di injury time PSIS nyaris memperbesar keunggulan lewat Porras. Kedudukan 1-0 bertahan sampai bubaran.
Dengan hasil ini, PSIS Semaranga kan berhadapan dengan Persik Kediri di babak final yang rencananya akan berlangsung hari Minggu, 30 Juli mendatang.
Setelah membombardir gawang Ahmad Nurosadi, akhirnya PSIS mampu unggul lebih dulu di menit ke-10, lewat sontekan tandem Porras, Imral Usman yang memanfaatkan bola liar di mulut gawang Persekabpas. Gol ini tidak terlepas dari kesalahan Nurosadi yang gagal dengan sempurna membuang bola. 1-0 untuk PSIS.
Ketinggalan 0-1 membuat Laskar Sakera bangkit mengejar ketertinggalan. Beberapa kali Siswanto dan Zah Rahan mencoba untuk mendobrak pertahanan Semarang yang digalang Suwitha Patha dkk. Sayang anak-anak Pasuruan kerap terburu-buru dalam melakukan serangan. Sebaliknya, meski telah unggul 1-0, pasukan Bonggo Pribadi terus berupaya menambah keunggulan. Justru serangan balik Porras dkk berkali-kali mengancam gawang Nurosadi. Sayang, sampai babak pertama berakhir, pertandingan yang berjalan imbang dan cukup menarik ini gagal menghasilkan gol tambahan.
Di babak kedua, Pasuruan berusaha mengejar defisit satu gol. Namun, kembali Zah Rahan dkk kurang cermat dalam membangun serangan. Justru PSIS yang hampir menambah keunggulan di menit ke-52. Lagi-lagi, Imral nyaris menjebol kembali gawang Nurosadi. Sundulannya memanfaatkan bola flick dari Porras hanya tipis di samping kanan gawang Pasuruan.
Setelah itu jalannya pertandingan benar-benar menjadi milik Laskar Sahera. Meskipun Subangkit berupaya memasukkan pemain yang mempunyai naluri menyerang, tetap saja tak dapat menembus gawang I Komang Putera. Peluang emas bagi Pasuruan tercipta di menit ke-73 ketika lewat serangan yang cantik dari sayap kiri, bola yang diumpan ke tengah lapangan di luar kotak penalti berhasil disambar Zah Rahan. Sayang, tendangan Pemain Terbaik di ajang Perang Bintang itu masih mampu ditip I Komang Putra. Justru, dua kali di injury time PSIS nyaris memperbesar keunggulan lewat Porras. Kedudukan 1-0 bertahan sampai bubaran.
Dengan hasil ini, PSIS Semaranga kan berhadapan dengan Persik Kediri di babak final yang rencananya akan berlangsung hari Minggu, 30 Juli mendatang.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/240161/original/logo_ligina2006-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9280563/original/023003600_1783176378-1000463244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265020/original/007345300_1671377845-4_AP22352556886313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)