Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat penerbangan perintis di Bandara Ewer, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan harus dibatalkan pada Selasa, 13 Oktober 2026. Asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengganggu jarak pandang sehingga operasional ikut terhambat.
UPBU Kelas III Ewer mengumumkan sejumlah penerbangan yang dibatalkan imbas kabut asap karhutla. Ada tiga rute penerbangan yang dibatalkan pada Selasa, 13 Oktober 2026, hari ini.
"Diberitahukan kepada seluruh calon penumpang bahwa penerbangan rute Ewer - Timika (PP), Ewer - Merauke (PP), Ewer - Kamur (PP) dibatalkan karena jarak pandang (visibility) berada dibawah batas minimum keselematan penerbangan (Visibility Below Minimal) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," tulis pengumuman UPBU Kelas III Ewer, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, melalui akun Instagram @djpu_151, Selasa (13/10/2026).
Advertisement
Ada tiga maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Ewer. Yakni, Trigana Air, Susi Air, dan Wings Air.
Ditjen Hubud menegaskan, pembatalan dilakukan demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan, serta melindungi seluruh penumpang, awak pesawat, dan petugas penerbangan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Penumpang diimbau menghubungi pihak maskapai untuk memperoleh informasi jadwal penerbangan selanjutnya," seperti dikutip.
1.637 Penerbangan Terdampak Karhutla
Sebelumnya, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1.673 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak asap Karhutla selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026.
Gangguan tersebut meliputi keterlambatan, pembatalan atau penundaan, pengalihan penerbangan, hingga pesawat yang kembali ke bandar udara keberangkatan.
Pantau Penerbangan Terdampak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2839270/original/059429300_1561673686-bakaran.jpg)
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus memantau kondisi penerbangan yang terdampak. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan asap Karhutla masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah bandar udara.
Menurut Lukman, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan. Jika jarak pandang berada di bawah batas minimum, maskapai dapat menunda atau membatalkan penerbangan, mengalihkan pesawat ke bandar udara lain, maupun mengembalikannya ke bandara keberangkatan.
“Kami tidak akan berkompromi terhadap keselamatan. Apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan dapat mengalami keterlambatan, pembatalan, penundaan, maupun pengalihan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).
Advertisement
907 Penerbangan Batal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460239/original/043205200_1767241168-airport.jpg)
Berdasarkan pemantauan dan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi penerbangan, serta operator penerbangan, tercatat 745 penerbangan mengalami keterlambatan. Sementara itu, 907 penerbangan dibatalkan atau ditunda, 15 penerbangan dialihkan ke bandara lain, dan enam penerbangan kembali ke bandara keberangkatan atau return to base (RTB).
Dampak Karhutla tersebut dirasakan oleh 10 maskapai penerbangan. Citilink Indonesia mencatat jumlah penerbangan terdampak tertinggi, yakni 478 penerbangan. Berikutnya, NAM Air mencatat 300 penerbangan, Wings Air 227 penerbangan, dan Super Air Jet 161 penerbangan.
Maskapai lainnya meliputi Surya Mataram dengan 134 penerbangan, Batik Air sebanyak 112 penerbangan, Garuda Indonesia 97 penerbangan, TransNusa 94 penerbangan, Lion Air 41 penerbangan, serta Sriwijaya Air 29 penerbangan.
Wings Air Paling Banyak Terganggu
Berdasarkan jenis gangguan, pembatalan terbanyak dialami Wings Air dengan 226 penerbangan. Super Air Jet menyusul dengan 158 penerbangan dan Citilink sebanyak 115 penerbangan. Adapun keterlambatan terbanyak tercatat pada Citilink dengan 357 penerbangan, diikuti NAM Air sebanyak 212 penerbangan.
Selain akibat Karhutla, Kemenhub juga mencatat 14 penerbangan dibatalkan karena faktor lain dalam periode yang sama. Penyebabnya meliputi sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, angin kencang, serta kebutuhan perawatan pesawat.
Secara kewilayahan, gangguan paling signifikan terjadi di sejumlah bandara di Kalimantan, antara lain Supadio di Pontianak, Tjilik Riwut di Palangka Raya, Iskandar di Pangkalan Bun, H. Asan di Sampit, Rahadi Oesman di Ketapang, dan Syamsudin Noor di Banjarmasin.
Dampak serupa juga terjadi di Sumatera, termasuk Bandara Sultan Thaha di Jambi dan Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372163/original/076659600_1791870152-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-13T123856.209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372075/original/023571000_1791866859-13_Oktober_2026b.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370644/original/010662900_1791648999-1000469028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365230/original/035952600_1791163016-1000462517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4679185/original/066063600_1702030225-WhatsApp_Image_2023-12-08_at_16.38.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355223/original/047451100_1790085132-1000450937.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347501/original/099835800_1789345882-korban_tewas_KM_Virgo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936074/original/064743900_1725422732-WhatsApp_Image_2024-09-04_at_11.02.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347831/original/007942300_1789370207-email-attachment_2026_09_14_ariefhakim-at-klyid_sebulan-uji-coba-etle-hub-deteksi-72-ribu-kendaraan-langgar-aturan-truk-odol_1000441092.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314661/original/087132900_1785757642-email-attachment_2026_08_03_pramita-tristiawati_bandara-soetta-bersiap-kedatangan-airbus-a380-800-pesawat-komersial-terbesar-di-dunia_IMG-20260731-WA0032.jpg)