Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) meminta pemerintah membatalkan rencana penigkatan royalti batu bara bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) pada tahun depan.
Ketua Tim FGD APBI, Pandu Sjahrir mengatakan, pemerintah harus mempertimbangkan lebih dalam rencana tersebut. Pasalnya jika
pemerintah tetap menaikan royalti maka akan membuat perusahaan tambang batu bara gulung tikar.
"Jangan sampai niatnya menaikan pendapatan malah menurunkan pendapatan negara. Harus dipikirkan lagi," kata Syahrir dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Jika perusahaan batu bara tersebut gulung tikar, justru akan menghilangkan pendapatan negara sebesar US$ 64 juta.
Sekadar informasi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya berencana meningkatkan royalti pada batu bara pada Januari 2014.
Staf Khusus Menteri ESDM Thabrani Alwi mengatakan, rencana tersebut bertujuan agar pemanfaatan batubara dikendalikan dengan baik. Seperti pemanfaatan mineral yang terkandung dalam Undang-undang (UU) No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara menyebutkan, tambang mineral harus diolah di dalam negeri mulai Januari 2014.
Rencananya, rencanakan peningkatan royalti batubara khusus bagi pemegang izin usaha pertambangan (IUP) menjadi 10-13,5 % dari harga jual mulai Januari 2014.
"Setelah mineral, pemerintah kaji batubara," ungkap Tabrani. (Pew/Ndw)
Ketua Tim FGD APBI, Pandu Sjahrir mengatakan, pemerintah harus mempertimbangkan lebih dalam rencana tersebut. Pasalnya jika
pemerintah tetap menaikan royalti maka akan membuat perusahaan tambang batu bara gulung tikar.
"Jangan sampai niatnya menaikan pendapatan malah menurunkan pendapatan negara. Harus dipikirkan lagi," kata Syahrir dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Jika perusahaan batu bara tersebut gulung tikar, justru akan menghilangkan pendapatan negara sebesar US$ 64 juta.
Sekadar informasi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya berencana meningkatkan royalti pada batu bara pada Januari 2014.
Staf Khusus Menteri ESDM Thabrani Alwi mengatakan, rencana tersebut bertujuan agar pemanfaatan batubara dikendalikan dengan baik. Seperti pemanfaatan mineral yang terkandung dalam Undang-undang (UU) No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara menyebutkan, tambang mineral harus diolah di dalam negeri mulai Januari 2014.
Rencananya, rencanakan peningkatan royalti batubara khusus bagi pemegang izin usaha pertambangan (IUP) menjadi 10-13,5 % dari harga jual mulai Januari 2014.
"Setelah mineral, pemerintah kaji batubara," ungkap Tabrani. (Pew/Ndw)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4959/original/batu-bara-130903b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)