Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp 83.100, Telur Ayam Rp 32.550

Update harga pangan nasional, cabai masih mahal, beras relatif stabil.

Diterbitkan 11 April 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan nasional kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp 83.100 per kilogram (kg) pada Sabtu pukul 10.10 WIB.

Mengutip Antara, Sabtu (11/4/2026), harga telur ayam ras juga terpantau berada di level Rp 32.550 per kg di tingkat pedagang eceran. Kenaikan harga cabai rawit masih menjadi perhatian karena menjadi salah satu komoditas utama yang memengaruhi inflasi pangan.

Data PIHPS menunjukkan sejumlah komoditas lain juga mengalami variasi harga. Bawang merah tercatat Rp 47.350 per kg dan bawang putih Rp 40.200 per kg.

Untuk komoditas beras, harga relatif stabil di berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I berada di Rp 14.500 per kg dan kualitas bawah II Rp 14.550 per kg. Sementara itu, beras medium I dibanderol Rp 16.050 per kg dan medium II Rp 15.900 per kg.

Harga beras kualitas premium atau super juga tidak jauh berbeda, dengan super I di Rp 17.300 per kg dan super II Rp 16.850 per kg.

 

Daging, Gula, dan Minyak Goreng Ikut Beragam

Selain cabai dan beras, harga pangan lainnya seperti daging dan minyak goreng juga menunjukkan variasi. Cabai merah besar tercatat Rp48.000 per kg, cabai merah keriting Rp 45.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 52.950 per kg.

Untuk protein hewani, daging ayam ras segar berada di harga Rp 41.500 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp 147.650 per kg dan kualitas II Rp 137.950 per kg.

Komoditas gula pasir premium tercatat Rp 20.150 per kg, sedangkan gula pasir lokal Rp 19.100 per kg.

Adapun minyak goreng curah dijual Rp 20.100 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, harga merek I mencapai Rp 23.250 per liter dan merek II Rp 22.350 per liter.

Pergerakan harga pangan ini menjadi indikator penting dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat, terutama terkait daya beli dan tekanan inflasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6