Menkeu Purbaya Sambangi Pasar Tanah Abang, Diserbu Emak-Emak Ditodong Kue Lebaran

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ingin memastikan ekonomi berjalan termasuk di Pasar Tanah Abang.

Diterbitkan 09 Maret 2026, 15:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengunjung Pasar Tanah Abang Blok A seketika berkerumun di depan pintu masuk utama. Kerumunan itu menyambut datangnya Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa atau Menkeu Purbaya. Purbaya datang tanpa diundang. Dia ingin memastikan ekonomi berjalan di tingkat masyarakat, termasuk Pasar Tanah Abang. Kedatangannya sontak menyita perhatian dari emak-emak.

Baru beberapa langkah masuk, ternyata ada ibu-ibu yang langsung meminta foto bersama. Beberapa lainnya mencurahkan isi hatinya. Baru diminta berswafoto, ada dua remaja perempuan yang menodongkan dagangannya.

Dilihat dari dekat, ternyata itu adalah sekotak kue cokelat yang bisa jadi hidangan Lebaran 2026. Bukan hanya satu, Purbaya ditawari dua kota kue yang langsung diterimanya. Tak lama, dia memberikan sinyal ke anak buahnya untuk membayar dua kue tersebut.

Langkah berlanjut. Bendahara Negara itu mampir di salah satu toko pakaian muslim dekan tangga utama. Di sana dia sempat melihat beberapa jenis pakaian dan celana panjang. Dia juga mencoba salah satu di antaranya.

Selepas tawar-menawar dan melanjutkan perjalanannya, Purbaya dijabat erat oleh salah satu emak-emak. Terdengar diberikan doa-doa bernada positif yang berharap Purbaya dan keluarganya terus sehat.

Kondisi Pasar Tanah Abang

Menurut pantauan Liputan6.com, Pasar Tanah Abang Blok A terpantau ramai seperti biasanya. Apalagi, tak lama lagi waktu ramadan menuju Lebaran 2026.

Beberapa pengunjung terlihat membawa pakaian yang telah dibelinya. Pedagang juga saling sahut menawarkan barang dagangannya.

"Boleh bu, pak, dilihat dulu. Gamis murah, baju koko mulai Rp 85 Ribu pak," salah satu pedagang menawarkan barangnya.

 

 

Mal Banjir Diskon

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso melihat peluang peningkatan daya beli masyarakat. Salah satunya melalui sebaran diskon di toko ritel moderen dan barang-barang di mal.

Hal tersebut bisa didorong oleh pelaksanaan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 yang setiap mal di Indonesia. Ada diskon hingga 70 persen pada berbagai produk yang dijajalan di pusat perbelanjaan.

"Jadi ini sebenarnya sebuah instrumen untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan juga meningkatkan konsumsi domestik," kata Budi, di Foodhall Senayan City, Jakarta, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Meningkatkan Daya Beli

Diketahui, BINA Lebaran 2026 resmi dijalankan pada 6-30 Maret 2026. Transaksi belanja masyarakat diharapkan mampu menembus hingga Rp 53 triliun. Hal ini melihat periode belanja seiring dengan pencairan tunjangan hari raya (THR).

Budi mengapresiasi pelaksanaan acara di mal menjelang Lebaran 2026. Hal tersebut diyakini bisa menarik minat masyarakat lebih jauh lagi.

"Ini akan terus kita lakukan kerjasama sehingga kesempatan untuk menjual produk-produk dalam negeri ataupun meningkatkan daya beli masyarakat akan terus meningkat," sebutnya.

 

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6