Pesawat Charter Pelita Air Jatuh, Hanya Diawaki 1 Pilot

PT Pelita Air Service buka suara terkait jatuhnya satu unit pesawat charter pengangkut bahan bakar minyak (BBM).

Diterbitkan 19 Februari 2026, 15:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pelita Air Service buka suara terkait jatuhnya satu unit pesawat charter pengangkut bahan bakar minyak (BBM). Perusahaan masih melalukan investigasi musabab kejadian tersebut.

Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna mengamini ada satu armada pesawat yang jatuh. Perusahaan bakal melanjutkan investigasi.

"Sehubungan dengan perkembangan informasi mengenai salah satu armada charter Pelita Air, saat ini disampaikan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung," kata Patria dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Kamis (19/2/2026).

Dia menjelaskan, penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot. Penerbangan dilakukan tanpa awak kabin maupun penumpang, dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.

Pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan.

"Pada saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan," jelas Patria.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6