Kilang Minyak TPPI Tuban Terbakar, Api Jinak dalam 40 Menit

Hingga saat ini kondisi area kilang dalam keadaan aman dan terkendali. TPPI melakukan pemantauan lanjutan serta evaluasi internal untuk memastikan seluruh kegiatan operasional dapat terus berjalan dengan aman.

Diterbitkan 16 Oktober 2025, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) bergerak cepat menangani kejadian di salah satu area unit yang memproduksi aromatik di TPPI Tuban pada Kamis (16/10) sekitar pukul 11.45 WIB.

Tim Emergency Response Team (ERT) TPPI segera melakukan langkah penanganan sesuai prosedur tanggap darurat. Situasi berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 40 menit setelah kejadian terdeteksi.

CSR & Commrel Area Manager TPPI Tinoto Hadi Sucipto memastikan, seluruh prosedur keselamatan (safety protocol) telah dijalankan sesuai standar operasional dan peraturan yang berlaku. Seluruh langkah penanggulangan dilaksanakan secara profesional dengan dukungan penuh dari instansi terkait, aparat keamanan, serta Pemerintah Kabupaten Tuban.

"Kami bersyukur situasi dapat segera terkendali berkat kesiapsiagaan tim tanggap darurat TPPI dan dukungan dari berbagai pihak," ujar Tinoto, Kamis (16/10/2025).

Ia mengemukakan, hingga saat ini kondisi area kilang dalam keadaan aman dan terkendali. Perusahaan juga melakukan pemantauan lanjutan serta evaluasi internal untuk memastikan seluruh kegiatan operasional dapat terus berjalan dengan aman.

Unit operasi penghasil bahan bakar minyak (BBM) tetap beroperasi dengan normal dan berada dalam pengawasan ketat. Meskipun begitu, perusahaan belum menyampaikan lebih lanjut terkait penyebab ledakan kilang TPPI Tuban.

 

Pastikan Warga dan Lingkungan Tak Terdampak

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan transparansi informasi, TPPI telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat sekitar untuk menyampaikan informasi yang akurat terkait kondisi terkini. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak terhadap warga maupun lingkungan sekitar.

"Kami memahami kepanikan yang sempat dirasakan warga sekitar, dan kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang transparan serta memastikan seluruh langkah pengamanan berjalan maksimal," kata Tinoto.

"TPPI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketenangan masyarakat. Suara keras yang sempat terdengar oleh masyarakat sekitar merupakan bagian dari sistem keamanan dan keselamatan kami," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6