Sukses

Sandiaga Uno Targetkan Pergerakan Wisatawan Nusantara Capai 1,4 Miliar di 2023

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah cukup optimistis ekonomi Indonesia di 2023 bakal melaju kencang meskipun masih banyak tantangan dari eksternal yang menghadang. Pemerintah pun yakin bahwa sektor pariwisata yang selama pandemi mati suri bisa bangkit kembali di tahun depan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan, pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,2 sampai 1,4 miliar sepanjang 2023. "Sejalan dengan arahan presiden untuk mewujudkan target tahun 2023 sebanyak 1,2 sampai 1,4 miliar pergerakan/perjalanan wisatawan nusantara," ujar Sandiaga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/12/2022).

 Kemenparekraf meluncurkan 100 Paket Wisata Nusantara atau yang disebut 100 PAK WISNU menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sandiaga menilai, momentum libur Nataru dirasa sangat tepat untuk mengajak masyarakat Indonesia berlibur di #IndonesiaAja.

"Saya ingin kita tempa mumpung saat ini pergerakan wisatawan nusantara sedang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. PAK WISNU ini akan menambah khazanah untuk berwisata jelang liburan Nataru yang biasanya diisi untuk berwisata ke luar negeri," ucapnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menambahkan, dalam mengemas program ini pihaknya berkoordinasi dengan dinas pariwisata di 34 provinsi Tanah Air agar masing-masing provinsi mengirimkan 3 paket wisata terbaiknya. Selanjutnya akan dipromosikan ke dalam program “100 paket wisata nusantara (100 Pak Wisnu)” melalui official web promosi pariwisata Indonesia, www.indonesia.travel.

"Diharapkan '100 PAK WISNU' ini dapat menambah informasi mengenai paket wisata untuk liburan natal dan tahun baru serta dapat menambah pergerakan wisatawan nusantara," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Provinsi Jawa Tengah memiliki hampir 300 Paket wisata ditambah dengan even-even menarik. Diantaranya event Borobudur Marathon, Trail Run Sikso Rogo di Lereng Gunung Lawu dan sebagainya.

"Kemudian yang menarik yang kedua dengan potensi pergerakan wisatawan yang besar yaitu ziarah atau wisata religi. Bisa dimulai dari beberapa tempat Sunan Gunung Jati, Semarang, Cirebon, kembali ke Semarang, Ziarah Wali Songo," ucapnya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

InJourney Fokus Promosikan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Indonesia

Sebelumnya, Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung atau InJourney akan fokus dalam memasarkan secara khusus destinasi pariwisata di Indonesia. Utamanya di 5 destinasi pariwisata super prioritas, seperti Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengungkapkan pihaknya akan fokus promosi titik-titik pariwisata itu dalam 2 tahun kedepan. Mengingat, promosi lokasi pariwisata secara khusus, jarang dilakukan di Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia saat ini kerap mengampanyekan tajuk 'Wonderful Indonesia'. Sayangnya, itu belum spesifik kepada lokasi wisatanya, misalnya Labuan Bajo atau Danau Toba.

"Saya rasa mengenai branding, Indonesia ini sangat nation branding, tapi saat ini destinasi tak ter-highlight, misal Jepang, orang maunya ke Tokyo, misal ke Perancis orang maunya ke Paris. Indonesia tak melakukan destination development," ujarnya dalam Konferensi Pers New Year Eve, di Gedung Sarinah, Rabu (30/11/2022).

"2 tahun kedepan (kita akan fokus) destination development, makanya kenapa kita fokus infrastruktur, karena bicara tourism kalau tak terbentuk, kita tak bisa tarik wisatawan, harus ada amenities dan lain-lain," sambungnya.

Sebagai salah satu upayanya, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) menggelar konser internasional sekaligus sebagai peringatan momen pergantian tahun. Konser ini akan digelar di Marina Bay Labuan Bajo, akhir Desember 2022 mendatang.

"Ini adalah part of atraction, one of, tapi impact-nya, awareness-nya akan longlasting sambil kita benahi infrastruktur, kita akan adakan terus menerus (acara) di Labuan Bajo," ujar Maya.

3 dari 4 halaman

Gelar Konser Internasional

Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung atau InJourney bakal mengadakan konser internasional di Marina Bay Labuan Bajo pada momen pergantian tahun ini. Ini jadi ajang promosi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

Beberapa daftar artis internasional dan nasional yang populer bakal menghiasi penampilan. Sebut saja, DJ Internasional Meduza dari Italia, grup band Gigi, Andmesh Kamaleng, dan Tiara Eve.

Direktur Marketing and Consumer Experience InJourney Maya Watono mengatakan konser ini bisa menjadi tonggak bangkitnya pariwisata Indonesia, khususnya Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Konser musik yang pertama kali diadakan di Marina Bay Labuan Bajo ini akan mengusung konsep berbeda. Salah satunya, akan dihiasi oleh kapal-kapal pinisi yang berada di sekitar Marina Bay.

"Di New Year Eve ini kita mengadakan satu konser yang luar biasa sekali di Labuan Bajo, ini adalah pertama kalinya konser di Marina (Bay) dimana akan ada kapal-kapal pinisi dan juga penonton dari darat maupun laut,"kata dia dalam konferensi pers di Gedung Sarinah, Rabu (30/11/2022).

4 dari 4 halaman

Gandeng EMTEK Group

Konser berskala internasional ini juga punya tujuan lainnya. Yakni, memperkenalkan Labuan Bajo ke dunia internasional. Dalam proses penayanagannya nanti, akan menggandeng media dari grup EMTEK.

"Kita akan gelar konser internasional, kenapa internasional? Karena kits juga ingin internasional exposure ke Labuan Bajo, dan ini akan ditayangkan dengan media partner kita SCTV, EMTEK, dan Vidio.com," ujar dia.

"Kami harapkan exposure-nya luar biasa karena ini juga demi pariwisata indonesia meningkatkan pariwisata indonesia dan akhirnya pemerataan ekonomi di Labuan Bajo dan multiple effect ke daerah Indonesia lainnya," sambung Maya.

Lebih lanjut, Maya menargetkan sedikitnya ada 3.900 penonton yang bakal hadir ke Marina Bay Labuan Bajo. Ini merupakan kapasitas yang disediakan dalam konser tersebut.

"Total pengunjung 3.900 orang," kata dia.

Sementara itu, untuk penjualan tiket, Maya mengungkap pembukaan penjualan tiket akan dibuka pada pekan depan. Kendati begitu, dia masih merahasiakan harga tiket konser internasional tersebut.

"Kita akan buka penjualannya di dalam minggu depan," pungkasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS