Sukses

Fantastis, Anggaran Hadiah Juara Piala Dunia 2022 Tembus Rp 10,5 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - Para penggemar sepak bola tengah menanti ajang Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember mendatang.

Piala Dunia 2022 akan digelar di delapan stadion yang terletak di lima kota di Qatar. Tak hanya trofi, tim pemenang Piala Dunia juga akan mendapatkan hadiah berupa uang yang nilainya cukup fantastis.

Melansir FIFA, Senin (26/9/2022) anggaran untuk hadiah Piala Dunia tahun ini senilai USD 700 juta atau setara Rp 10,5 triliun. Hadiah uang ini akan dibagikan kepada semua tim peserta.

untuk mempersiapkan diri menjelang turnamen bergensi tersebut, setiap tim menerima dana sebesar USD 2 juta (Rp 30,2 miliar). Kemudian mereka akan dibayar USD 10 juta (Rp 151,1 miliar) untuk ambil bagian di babak penyisihan grup.

Tak sampai disitu, semakin jauh tim maju dalam turnamen, maka semakin banyak uang yang akan mereka peroleh.

Pemenang Piala Dunia 2022 akan menerima hadiah uang sebesar USD 50 juta atau setara Rp 746 miliar.

Jadi, secara keseluruhan tim pemenang Piala Dunia 2022 akan mendapatkan USD 62 juta (Rp 925 miliar).

Selain itu, adapun kucuran dana kepada klub yang pemainnya berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Uang itu akan diserahkan kepada federasi masing-masing negara untuk kemudian didistribusikan kepada klub.

Fakta mengejutkan lainnya, hadiah ini hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan yang diberikan pada Piala Dunia 2018 lalu.

Saat itu, FIFA menyediakan hadiah uang tunai sebesar USD 400 juta atau sekitar Rp 6 triliun.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Deretan Pertandingan Piala Dunia dengan Skor Tertinggi: Ada yang Dijuluki Pertempuran Panas

Piala Dunia selalu mengharidkan drama bagi para penontonnya. Gol demi gol yang tercipta sepanjang turnamen empat tahunan itu kerap menghadirkan cerita yang berbeda dari edisi ke edisi yang lain. 

Sepanjang sejarah Piala Dunia, gol tidak jarang mengalir deras dalam sebuah pertandingan. Tidak sedikit yang bahkan mencapai lebih dari hitungan jari. Nah, berikut ini kami hadirkan informasi seputar pertandingan Piala Dunia yang menghasilkan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah. 

Pertandingan Piala Dunia dengan skor tertinggi terjadi pada Juni 1954, ketika Swiss dan Austria menciptakan 12 gol di Lausanne. Skor 7-5 hari itu memecahkan rekor jumlah gol yang dicetak dalam pertandingan Piala Dunia.

Meski bukan lokasi yang eksotis di Swiss, pertandingan dimainkan dalam suhu 40 °C (104 °F). Inilah yang menyebabkan permainan tersebut diberi label Hitzeschlacht von Lausanne dalam bahasa Jerman – diterjemahkan menjadi “Pertempuran Panas di Lausanne”. Ini bisa memiliki banyak hubungannya dengan pembantaian mencetak gol pada hari itu.

Setelah finis kedua di grup mereka masing-masing, kedua tim ini saling berhadapan di perempat final. Austria telah melewati babak penyisihan grup tanpa kebobolan satu gol pun, sementara Swiss hanya mencetak dua gol – itu tidak diharapkan menjadi pesta gol, dan kenyataannya tidak begitu.

Baik Theodor Wagner dari Austria dan Josef Hugi dari Swiss telah membantu diri mereka sendiri untuk membuat hat-trick sebelum satu jam dalam pertandingan tersebut – ini adalah satu-satunya kesempatan dalam sejarah Piala Dunia di mana seorang pemain dari kedua tim telah mencetak hat-trick dalam pertandingan waktu normal. Hugi adalah satu dari hanya tiga pemain dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak hat-trick dan berada di pihak yang kalah.

Skor berakhir pada menit ke-76, dengan gol ketujuh Erich Probst untuk Austria. Dengan cuaca yang sangat panas dan tidak ada pergantian pemain yang tersedia saat itu dalam sejarah turnamen, tidak mengherankan bahwa 14 menit terakhir dimainkan tanpa banyak insiden.

Temperatur yang membakar pada hari itu mungkin tidak membantu tersingkirnya Austria hanya empat hari kemudian, kalah dari Jerman Barat 6-1 di semifinal.

3 dari 4 halaman

Remaja yang Cetak 4 Gol dalam Satu Pertandingan di Piala Dunia

11 Gol

Brasil 6-5 Polandia – 5 Juni 1938

Hungaria 8-3 Jerman Barat – 20 Juni 1954

Hungaria 10-1 El Salvador – 15 Juni 1982

 

Kekalahan 6-5 Polandia dari Brasil pada Juni 1938 adalah pertandingan dengan skor tertinggi dalam empat edisi pertama Piala Dunia, sebelum akhirnya disusul oleh Austria vs Swiss, 7-5, 16 tahun kemudian.

Pemain Polandia Ernst Wilimowski (empat gol) dan pemain Brasil Leonidas (tiga) sama-sama mencetak hat-trick – pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia kedua tim melihat seorang pemain mencetak hat-trick dalam pertandingan yang sama. Ini hanya diulang sekali sejak pertandingan Austria 7-5 Swiss pada 1954.

Wilimowski baru berusia 21 tahun 347 hari ketika dia mencetak empat gol dalam pertandingan tersebut – pemain termuda yang mencetak lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Pada saat Piala Dunia 1954, Hungaria dianggap sebagai tim terbaik di dunia dan favorit untuk mahkota Piala Dunia. The 'Mighty Magyars' menunjukkan kekuatan mereka dalam kemenangan 8-3 atas Jerman Barat di babak penyisihan grup, sebuah pertandingan di mana striker legendaris Sandor Kocsis mencetak empat gol mereka.

Jerman Barat membalaskan dendam mereka di final Piala Dunia, mengalahkan Hungaria 3-2 melawan segala rintangan setelah bangkit dari ketinggalan dua gol dalam waktu delapan menit dan mengakhiri 31 pertandingan tak terkalahkan mereka.

Hungaria menikmati kemenangan besar lainnya pada 1982, dengan kemenangan 10-1 atas El Salvador di Elche, Spanyol.

Kemenangan ini tetap menjadi satu-satunya waktu dalam sejarah Piala Dunia, di mana sebuah tim telah mencapai angka ganda untuk gol dalam sebuah pertandingan, dengan enam pemain Hungaria yang berbeda menemukan pencetak gol, termasuk hat-trick dari Laszlo Kiss.

Namun, semuanya terasa sia-sia bagi Hungaria, karena mereka tidak dapat melewati babak pertama. Hungaria tersingkir di babak penyisihan grup oleh Belgia dan Argentina.

4 dari 4 halaman

Pemain Arsenal Paling Diuntungkan Jelang Piala Dunia Qatar 2022, Kok Bisa?

Jelang bergulirnya Piala Dunia Qatar 2022 yang berlangsung 21 November hingga 18 Desember, FIFA mengumumkan aturan baru untuk diterapkan. FIFA mengumumkan bahwa setiap tim bisa mendaftarkan 26 pemain ke turnamen Piala Dunia 2022.

Aturan baru ini dibuat lantaran waktu turnamen yang tidak biasa dan adanya dampak pandemi Covid-19 terhadap tim saat perhelatan Piala Dunia Qatar. Pada edisi-edisi sebelumnya, setiap tim hanya dibolehkan untuk mendapaftar 23 pemain.

"Mengingat kebutuhan untuk mempertahankan fleksibilitas peserta, karena waktu yang tidak biasa dari Piala Dunia FIFA 2022 dalam kalender global, serta konteks yang lebih luas dari efek yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 pada skuad sebelumnya," tulis pernyataan FIFA dikutip dari laman resmi.

Selain itu, setiap timnas bisa mendaftarkan dulu sekitar 55 nama di skuat pre-eliminasi sebelum dipangkas menjadi setengahnya. Pendaftaran pemain akan ditutup 13 November, yang jadi batas terakhir liga-liga di seluruh dunia sebelum ditangguhkan sementara.

Pemain yang diketahui positif terpapar Covid-19 selama turnamen berlangsung akan dikarantina lebih dulu di Doha dan tidak dipulangkan langsung. Pergantian lima pemain juga akan diterapkan di Piala Dunia 2022.

Melihat hal ini, bintang Arsenal, Ben White merasa senang karena mempunyai kesempatan untuk tampil di Piala Dunia pada November nanti. Tak hanya itu, beberapa nama pemain The Gunners mulai dari Gabriel Jesus, Gabriel Magalhaes, hingga Gabriel Martinelli kemungkungkinan akan dipanggil ke Piala Dunia mengingat besarnya kuota pemain yang didapatkan setiap negara.

Walaupun ke-empat nama diatas tidak dipanggil saat jeda internasional kali, tapi ada kemungkinan mereka diboyong ke Qatar nanti. Sementara itu,  William Saliba, Thomas Partey, Bukayo Saka, Takehiro Tomiyasu dan Granit Xhaka diberikan kesempatan untuk membela timnas di jeda internasional terakhir sebelum Piala Dunia dihelat.

"Ini sangat tidak nyata, jelas saya tidak berpikir ini akan terjadi. Benar-benar mengejutkan saya tidak mengharapkan semua ini terjadi, bahkan berada di skuad 33 pemain sudah cukup bagi saya," ujar White seperti yang dikutip dari Sky Sports pada Jumat (23/9/2022) ditanya soal peluangnya ke Piala Dunia Qatar 2022.

"Untuk mencapai skuat final sungguh luar biasa. Saya mendapat telepon dari seseorang di Brighton yang memberi tahu saya bahwa manajer akan menelepon saya dan saya hanya menunggu panggilan itu," tambahnya.

Jika setiap pelatih timnas yang ada di Piala Dunia dapat memanggil 26 pemain akanmemberi harapan kepada White serta para pemain Arsenal lain untuk berlaga di Qatar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.