Sukses

Dilelang, Tulisan Tangan Lirik Hey Jude The Beatles Laku Rp 14,45 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kertas berisi tulisan tangan Paul McCartney yang menorehkan lirik lagu hit The Beatles 'Hey Jude' terjual seharga USD 910 ribu atau Rp 14,45 miliar (estimasi kurs 15.880 per dolar AS). Angka tersebut sembilan kali lipat dari perkiraan awal.

Dikutip dari theguardian, Minggu (12/4/2020), tulisan tangan lirik lagu 'Hey Jude' tersebut dilelang oleh rumah lelang Julien.

Dalam lelang tersebut juga dijual bass drumhead dengan logo The Beatles yang digunakan selama tur pertama ke Amerika Utara band asal Inggris tersebut. Tur tersebut dilakukan pada 1964.

Bass drumhead ini menjadi barang terpopuler lainnya dengan jumlah peminat cukup banyak. Alat musik ini laku seharga USD 200 ribu.

Lirik, drum dan gitar dan beberapa barang lainnya merupakan bagian dari 250 barang memorabilia The Beatles yang ditawarkan dalam lelang online pada hari Jumat lalu oleh Rumah Lelang Julien di New York.

Lelang ini dilakukan sebagai peringatan ulang tahun ke 50 perpisahan band The Beatles.

Sebuah gambar John Lennon dan istrinya Yoko Ono dijual seharga USD 93.750. Sementara asbak yang digunakan oleh drummer Ringo Starr di studio rekaman Abbey Road di London menghasilkan USD 32.500.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Kacamata Retak Personel The Beatles John Lennon Laku Miliaran Rupiah

Sebelumnya, musisi legendaris John Lennon sangat identik dengan kacamata bulat yang sering ia kenakan dalam berbagai kesempatan. Kacamata ikonik itu sering ia gunakan baik saat masih tergabung dalan band The Beatles maupun saat sudah bersolo karier.

Popularitas Lennon sendiri sampai saat ini masih cukup tinggi meski ia meninggal dunia pada 1980, setelah ditembak oleh penggemarnya sendiri di New York, Amerika Serikat (AS). Hal itu terbukti dari terjualnya salah satu koleksi kacamata Lennon yang laku dilelang dengan harga 137.500 Pound sterling atau sekitar Rp2,5 miliar. 

Dilansir dari laman Metro, 14 Desember 2019, kacamata ikonik tersebut berhasil dibawa pulang oleh seorang penawar yang tidak disebutkan namanya dalam lelang Sotheby di London, Inggris, pada 13 Desember 2019. Dalam surat pelelangan, kacamata tersebut ternyata dibawa ke pelelangan oleh mantan sopir band The Beatles, Alan Herring.  

Ia menjelaskan bagaimana barang itu bisa menjadi miliknya. Menurut, Herring, John Lennon meninggalkan kacamata bulat tersebut di kursi mobil drummer The Beatles, Ringo Starr, pada musim panas 1968.

"Saya menjemput John Lennon, Ringo Starr, dan George Harrison dengan Mercedes Ringo, dan mengantar mereka itu ke kantor label. Waktu John keluar dari mobilnya, saya perhatikan kalau dia meninggalkan kacamata hitam bulat ini di kursi belakang dengan satu gagang yang telah patah," terangnya.

"Saya memberikan kacamata itu pada John Lennon dan bertanya apakah dia ingin saya memperbaikinya. Dia bilang tidak usah karena hanya digunakan untuk penampilannya, dia akan mencari lagi kacamata yang baru. Saya tidak pernah memperbaikinya. Saya hanya membiarkannya seperti John meninggalkannya (kacamata)," sambungnya.