Sukses

Cerita Peserta SKB CPNS 2018, Tak Ada Kisi-Kisi dan Waktu Kurang

Jakarta - Seleksi Kmpetensi Bidang (SKB) untuk para calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 masih terus berlangsung di berbagai daerah. Begitu pula di kantor pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa ini.

Pantauan di lokasi, Selasa (4/12/2018), ada dua instansi yang melaksanaan SKB di kantor BKN, yakni Kemenko Maritim dan Kemenkumham. Keduanya melaksanakan tes bersamaan sejak pagi hingga sore hari.

Tak kurang dari 500 peserta SKB CPNS 2018 yang mengenakan pakaian putih hitam memadati lokasi. Mereka terlebih dahulu melakukan registrasi dan menitipkan tas di bawah tenda merah putih yang disediakan Panselnas di halaman kantor BKN.

Sebelum masuk ke ruangan computer assisted test (CAT), para peserta melewati penjagaan serta pemeriksaan yang ketat dari panitia. Mereka tidak diizinkan memakai perhiasan apapun, termasuk jam tangan.

Salah satu peserta SKB CPNS 2018 , Annurrizki, 26, baru saja menyelesaikan CAT yang ada di lantai dua gedung BKN. Ibu rumah tangga itu kemudian kembali duduk di kursi tunggu di bawah tenda sembari melihat monitor hasil tes dan menunggu waktu pulang.

Menurutnya, tes yang dijalaninya lancar, namun dia sempat kesulitan pada soal-soal matematika yang memang tidak diberikan kisi-kisinya. Pelamar formasi Auditor Kemenkumham itu merasa waktu yang disediakan masih kurang lantaran harus berkutat dengan hitung menghitung.

“Dari awal enggak dapat kisi-kisi, kita cari sendiri di BPKP. Pada intinya sih sama. Dari 40 soal ya lumayan. Tapi waktunya kurang ya cuma 90 menit untuk 100 soal. Kalau formasi lain yang enggak ada hitung-hitungannya sih bisa cepat selesai,” ujar lulusan S1 Akuntansi Universitas Diponegoro itu kepada JawaPos.com.

 

2 dari 3 halaman

Hingga Akhir Desember

Sama seperti para peserta dari Kemenkumham, sebanyak 232 peserta CPNS yang melamar di Kemenko Maritim juga telah selesai melaksanakan CAT. Mereka pun tidak diberi kisi-kisi untuk mengisi soal SKB hari ini.

“Kita sama sekali tidak memberikan bocoran atau kisi-kisi. Silakan peserta mencari sendiri di internet atau buku-buku,” kata Koordinator Lapangan Panitia Tes CPNS Kemenko Maritim Pudiarto, di sela-sela kegiatan SKB tersebut.

Untuk diketahui, Panselnas memberikan waktu hingga akhir Desember agar seluruh instansi menyelesaikan SKB. Fase SKB antara formasi pemerintah daerah (pemda) dan instansi pusat adalah berbeda.

Pada formasi pemda, hasil SKB tidak akan menggugurkan nilai SKD. Sedangkan pada instansi pusat, hasil SKB bisa menggugurkan nilai SKD. Misalnya, ada pelamar yang mendapatkan nilai tinggi dan lolos PG, dia bisa gugur jika tidak bisa melalui SKB. Sebab, SKB di instansi pusat bisa berupa tes psikologi, kesamaptaan, ujian berenang, dan wawancara.

Baca Berita-Berita Menarik lainnya di JawaPos.com.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading