Sukses

4 Tips Mulai Bisnis dengan Modal Minim

Liputan6.com, Jakarta - Seorang enterpreuner biasanya memiliki banyak ide ide bisnis. Namun ide tersebut hanya menjadi sebuah angan-angan di kepala, karena terbatasnya modal. Para pengusaha percaya bahwa ide mereka tidak akan pernah terlaksana kecuali didukung dana yang besar.

Banyak pebisnis pemula (startup) baru menerima jutaan dolar AS dari para investor. Namun beberapa banyak startup tersebut gagal, merugikan jutaan dolar AS dan tutup untuk selamanya.

Besarnya modal tidak menjamin bisnis Anda sukses. Jangan biarkan keterbatasan modal mencegah Anda untuk mengeksekusi ide bagus Anda.

Berikut adalah 4 tips yang dapat membantu menjalakan bisnis walau dengan dana terbatas dilansir dari entrepreneur, Jumat (11/9/2015):

1. Memulai bisnis sesuai keahlian Anda

Memasak di atas food truck

Hindari merambah bisnis pada bidang yang Anda awam di dalamnya. Pastikan Anda membangun bisnis sesuai keterampilan dan pengetahuan yang Anda miliki. Karena jika Anda paham dalam bidang tersebut, Anda tidak memerlukan konsultan untuk membangun bisnis Anda.

2. Promosikan bisnis Anda

Facebook (ubergizmo.com)

Beritahu keluarga, teman, kontak bisnis, dan rekan masa lalu tentang bisnis baru Anda. Anda dapat mempromosikan bisnis Anda melalui sosial media, sms, email atauh bahkan telepon.

Teman, anggota keluarga, kawan lama dapat membantu Anda menyebarkan informasi tersebut. Teknik promosi dari mulut kemulut dapat membantu memperkenalkan bisnis Anda kepada khalayak yang lebih besar.

3. Hindari potensi stres

Begini caranya supaya semua tagihan kartu kredit terbayar.

Alih alih pusing dengan lilitan utang karena pembelian Komputer baru, perabot kantor, telepon. Sebaiknya perlengkapan tersebut dibeli dari pendapatan perusahaan. Bebas stres dan utang akan sangat membantu meningkatkan peluang dan menciptakan bisnis yang sukses.


4. Buah kerja keras

7 sifat yang bakal menuntun kamu jadi seorang pengusaha sukses.

Ketika memulai bisnis, banyak pengusha bekerja keras sepanjang waktu, menangani berbagai aspek bisnis terkait pemasaran, dan pertumbuhan bisnis. Meskipun demikian Anda menerima posisi tersebut.

Anda membangun merek, dan banting tulang meningkatkan nilai bisnis Anda. Melihat dedikasi Anda, investor kemungkinan besar akan menghampiri. Keputusan ada di tangan Anda, apakah akan menjual bisnis atau bermitra dengan investor tersebut. (Ilh/Ndw)